Check out the new design

Firo maanaaji Alqur'aana Teddunde nden - Eggo maanaaji Kur'aana e haala Indonisiya - Almujma' * - Loowdi firooji ɗi

XML CSV Excel API
Please review the Terms and Policies

Firo maanaaji Simoore.: Simoore lewru   Aaya.:

Al-Qamar

ٱقۡتَرَبَتِ ٱلسَّاعَةُ وَٱنشَقَّ ٱلۡقَمَرُ
Telah dekat (datangnya) saat itu dan telah terbelah bulan[1435].
[1435]. Yang dimaksud dengan "saat" di sini ialah terjadinya hari kiamat atau saat kehancuran kaum musyrikin, dan terbelahnya bulan ialah suatu mukjizat Nabi Muhammad Ṣallallāhu ʻAlaihi wa Sallam.
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
وَإِن يَرَوۡاْ ءَايَةٗ يُعۡرِضُواْ وَيَقُولُواْ سِحۡرٞ مُّسۡتَمِرّٞ
Dan jika mereka (orang-orang musyrikin) melihat suatu tanda (mukjizat), mereka berpaling dan berkata, "(Ini adalah) sihir yang terus menerus".
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
وَكَذَّبُواْ وَٱتَّبَعُوٓاْ أَهۡوَآءَهُمۡۚ وَكُلُّ أَمۡرٖ مُّسۡتَقِرّٞ
Dan mereka mendustakan (Nabi) dan mengikuti hawa nafsu mereka, sedang tiap-tiap urusan telah ada ketetapannya[1436].
[1436]. Maksudnya bahwa segala urusan itu pasti berjalan sampai waktu yang telah ditetapkan terjadinya, seperti urusan Rasulullah Ṣallallāhu ʻAlaihi wa Sallam dalam meninggikan kalimat Allah Subḥānahu wa Ta‘ālā pasti sampai kepada akhirnya, yaitu kemenangan di dunia dan kebahagiaan di akhirat. Sedang urusan orang yang mendustakannya pasti sampai pula pada akhirnya, yaitu kekalahan di dunia dan siksaan di akhirat.
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
وَلَقَدۡ جَآءَهُم مِّنَ ٱلۡأَنۢبَآءِ مَا فِيهِ مُزۡدَجَرٌ
Dan sesungguhnya telah datang kepada mereka beberapa kisah yang di dalamnya terdapat cegahan (dari kekafiran),
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
حِكۡمَةُۢ بَٰلِغَةٞۖ فَمَا تُغۡنِ ٱلنُّذُرُ
Itulah suatu hikmah yang sempurna, maka peringatan-peringatan itu tidak berguna (bagi mereka).
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
فَتَوَلَّ عَنۡهُمۡۘ يَوۡمَ يَدۡعُ ٱلدَّاعِ إِلَىٰ شَيۡءٖ نُّكُرٍ
Maka berpalinglah kamu dari mereka. (Ingatlah) hari (ketika) seorang penyeru (malaikat) menyeru kepada sesuatu yang tidak menyenangkan (hari pembalasan),
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
خُشَّعًا أَبۡصَٰرُهُمۡ يَخۡرُجُونَ مِنَ ٱلۡأَجۡدَاثِ كَأَنَّهُمۡ جَرَادٞ مُّنتَشِرٞ
sambil menundukkan pandangan-pandangan mereka keluar dari kuburan seakan-akan mereka belalang yang beterbangan,
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
مُّهۡطِعِينَ إِلَى ٱلدَّاعِۖ يَقُولُ ٱلۡكَٰفِرُونَ هَٰذَا يَوۡمٌ عَسِرٞ
mereka datang dengan cepat kepada penyeru itu. Orang-orang kafir berkata, "Ini adalah hari yang berat".
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
۞ كَذَّبَتۡ قَبۡلَهُمۡ قَوۡمُ نُوحٖ فَكَذَّبُواْ عَبۡدَنَا وَقَالُواْ مَجۡنُونٞ وَٱزۡدُجِرَ
Sebelum mereka, telah mendustakan (pula) kaum Nūḥ, maka mereka mendustakan hamba Kami (Nūḥ) dan mengatakan, "Dia seorang gila dan dia sudah pernah diberi ancaman".
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
فَدَعَا رَبَّهُۥٓ أَنِّي مَغۡلُوبٞ فَٱنتَصِرۡ
Maka dia mengadu kepada Tuhan-nya, "Bahwasanya aku ini adalah orang yang dikalahkan, oleh sebab itu tolonglah (aku)".
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
فَفَتَحۡنَآ أَبۡوَٰبَ ٱلسَّمَآءِ بِمَآءٖ مُّنۡهَمِرٖ
Maka Kami bukakan pintu-pintu langit dengan (menurunkan) air yang tercurah.
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
وَفَجَّرۡنَا ٱلۡأَرۡضَ عُيُونٗا فَٱلۡتَقَى ٱلۡمَآءُ عَلَىٰٓ أَمۡرٖ قَدۡ قُدِرَ
Dan Kami jadikan bumi memancarkan mata air-mata air, maka bertemulah air-air itu untuk satu urusan yang sungguh telah ditetapkan.
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
وَحَمَلۡنَٰهُ عَلَىٰ ذَاتِ أَلۡوَٰحٖ وَدُسُرٖ
Dan Kami angkut Nūḥ ke atas (bahtera) yang terbuat dari papan dan paku,
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
تَجۡرِي بِأَعۡيُنِنَا جَزَآءٗ لِّمَن كَانَ كُفِرَ
Yang berlayar dengan pemeliharaan Kami sebagai balasan bagi orang-orang yang diingkari (Nūḥ).
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
وَلَقَد تَّرَكۡنَٰهَآ ءَايَةٗ فَهَلۡ مِن مُّدَّكِرٖ
Dan sesungguhnya telah Kami jadikan kapal itu sebagai pelajaran, maka adakah orang yang mau mengambil pelajaran?
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
فَكَيۡفَ كَانَ عَذَابِي وَنُذُرِ
Maka alangkah dahsyatnya azab-Ku dan ancaman-ancaman-Ku.
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
وَلَقَدۡ يَسَّرۡنَا ٱلۡقُرۡءَانَ لِلذِّكۡرِ فَهَلۡ مِن مُّدَّكِرٖ
Dan sesungguhnya telah Kami mudahkan Al-Qur`ān untuk pelajaran, maka adakah orang yang mengambil pelajaran?
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
كَذَّبَتۡ عَادٞ فَكَيۡفَ كَانَ عَذَابِي وَنُذُرِ
Kaum ʻĀd pun telah mendustakan (pula). Maka alangkah dahsyatnya azab-Ku dan ancaman-ancaman-Ku.
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
إِنَّآ أَرۡسَلۡنَا عَلَيۡهِمۡ رِيحٗا صَرۡصَرٗا فِي يَوۡمِ نَحۡسٖ مُّسۡتَمِرّٖ
Sesungguhnya Kami telah menghembuskan kepada mereka angin yang sangat kencang pada hari nahas yang terus menerus,
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
تَنزِعُ ٱلنَّاسَ كَأَنَّهُمۡ أَعۡجَازُ نَخۡلٖ مُّنقَعِرٖ
yang menggelimpangkan manusia seakan-akan mereka pokok kurma yang tumbang.
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
فَكَيۡفَ كَانَ عَذَابِي وَنُذُرِ
Maka betapakah dahsyatnya azab-Ku dan ancaman-ancaman-Ku.
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
وَلَقَدۡ يَسَّرۡنَا ٱلۡقُرۡءَانَ لِلذِّكۡرِ فَهَلۡ مِن مُّدَّكِرٖ
Dan sesungguhnya telah Kami mudahkan Al-Qur`ān untuk pelajaran, maka adakah orang yang mengambil pelajaran?
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
كَذَّبَتۡ ثَمُودُ بِٱلنُّذُرِ
Kaum Ṡamūd pun telah mendustakan ancaman-ancaman (itu).
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
فَقَالُوٓاْ أَبَشَرٗا مِّنَّا وَٰحِدٗا نَّتَّبِعُهُۥٓ إِنَّآ إِذٗا لَّفِي ضَلَٰلٖ وَسُعُرٍ
Maka mereka berkata, "Bagaimana kita akan mengikuti saja seorang manusia (biasa) di antara kita? Sesungguhnya kalau kita begitu benar-benar berada dalam keadaan sesat dan gila",
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
أَءُلۡقِيَ ٱلذِّكۡرُ عَلَيۡهِ مِنۢ بَيۡنِنَا بَلۡ هُوَ كَذَّابٌ أَشِرٞ
Apakah wahyu itu diturunkan kepadanya di antara kita? Sebenarnya dia adalah seorang yang amat pendusta lagi sombong".
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
سَيَعۡلَمُونَ غَدٗا مَّنِ ٱلۡكَذَّابُ ٱلۡأَشِرُ
Kelak mereka akan mengetahui siapakah yang sebenarnya amat pendusta lagi sombong.
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
إِنَّا مُرۡسِلُواْ ٱلنَّاقَةِ فِتۡنَةٗ لَّهُمۡ فَٱرۡتَقِبۡهُمۡ وَٱصۡطَبِرۡ
Sesungguhnya Kami akan mengirimkan unta betina sebagai cobaan bagi mereka, maka tunggulah (tindakan) mereka dan bersabarlah.
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
وَنَبِّئۡهُمۡ أَنَّ ٱلۡمَآءَ قِسۡمَةُۢ بَيۡنَهُمۡۖ كُلُّ شِرۡبٖ مُّحۡتَضَرٞ
Dan beritakanlah kepada mereka bahwa sesungguhnya air itu terbagi antara mereka (dengan unta betina itu)[1437]; tiap-tiap giliran minum dihadiri (oleh yang punya giliran).
[1437]. "Unta betina" ini sebagai mukjizat Nabi Ṣālīḥ ‘Alaihissalām, lihat surah Hūd (11) ayat 64 dan surah Asy-Syu‘arā` (42) ayat 154-155.
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
فَنَادَوۡاْ صَاحِبَهُمۡ فَتَعَاطَىٰ فَعَقَرَ
Maka mereka memanggil kawannya, lalu kawannya menangkap (unta itu) dan membunuhnya.
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
فَكَيۡفَ كَانَ عَذَابِي وَنُذُرِ
Alangkah dahsyatnya azab-Ku dan ancaman-ancaman-Ku.
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
إِنَّآ أَرۡسَلۡنَا عَلَيۡهِمۡ صَيۡحَةٗ وَٰحِدَةٗ فَكَانُواْ كَهَشِيمِ ٱلۡمُحۡتَظِرِ
Sesungguhnya Kami menimpakan atas mereka satu suara yang keras mengguntur, maka jadilah mereka seperti rumput kering (yang dikumpulkan oleh) yang punya kandang binatang.
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
وَلَقَدۡ يَسَّرۡنَا ٱلۡقُرۡءَانَ لِلذِّكۡرِ فَهَلۡ مِن مُّدَّكِرٖ
Dan sesungguhnya telah Kami mudahkan Al-Qur`ān untuk pelajaran, maka adakah orang yang mengambil pelajaran?
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
كَذَّبَتۡ قَوۡمُ لُوطِۭ بِٱلنُّذُرِ
Kaum Lūṭ pun telah mendustakan ancaman-ancaman (nabinya).
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
إِنَّآ أَرۡسَلۡنَا عَلَيۡهِمۡ حَاصِبًا إِلَّآ ءَالَ لُوطٖۖ نَّجَّيۡنَٰهُم بِسَحَرٖ
Sesungguhnya Kami telah mengembuskan kepada mereka angin yang membawa batu-batu (yang menimpa mereka), kecuali keluarga Lūṭ. Mereka Kami selamatkan sebelum diwaktu sebelum fajar menyingsing,
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
نِّعۡمَةٗ مِّنۡ عِندِنَاۚ كَذَٰلِكَ نَجۡزِي مَن شَكَرَ
sebagai nikmat dari Kami. Demikianlah Kami memberi balasan kepada orang-orang yang bersyukur.
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
وَلَقَدۡ أَنذَرَهُم بَطۡشَتَنَا فَتَمَارَوۡاْ بِٱلنُّذُرِ
Dan sesungguhnya dia (Lūṭ) telah memperingatkan mereka akan azab-azab Kami, maka mereka mendustakan ancaman-ancaman itu.
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
وَلَقَدۡ رَٰوَدُوهُ عَن ضَيۡفِهِۦ فَطَمَسۡنَآ أَعۡيُنَهُمۡ فَذُوقُواْ عَذَابِي وَنُذُرِ
Dan sesungguhnya mereka telah membujuknya (agar menyerahkan) tamunya (kepada mereka), lalu Kami butakan mata mereka, maka rasakanlah azab-Ku dan ancaman-ancaman-Ku.
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
وَلَقَدۡ صَبَّحَهُم بُكۡرَةً عَذَابٞ مُّسۡتَقِرّٞ
Dan sesungguhnya pada esok harinya mereka ditimpa azab yang kekal.
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
فَذُوقُواْ عَذَابِي وَنُذُرِ
Maka rasakanlah azab-Ku dan ancaman-ancaman-Ku[1438].
[1438]. Lihat kembali kisah kaum Lūṭ ‘Alaihissalām ini pada surah Hūd ayat 77-83.
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
وَلَقَدۡ يَسَّرۡنَا ٱلۡقُرۡءَانَ لِلذِّكۡرِ فَهَلۡ مِن مُّدَّكِرٖ
Dan sesungguhnya telah Kami mudahkan Al-Qur`ān untuk pelajaran, maka adakah orang yang mengambil pelajaran?
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
وَلَقَدۡ جَآءَ ءَالَ فِرۡعَوۡنَ ٱلنُّذُرُ
Dan sesungguhnya telah datang kepada kaum Firʻawn ancaman-ancaman.
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
كَذَّبُواْ بِـَٔايَٰتِنَا كُلِّهَا فَأَخَذۡنَٰهُمۡ أَخۡذَ عَزِيزٖ مُّقۡتَدِرٍ
Mereka mendustakan mukjizat-mukjizat Kami kesemuanya[1439], lalu Kami azab mereka sebagai azab dari Yang Maha Perkasa lagi Maha Kuasa
[1439]. Maksudnya sembilan buah mukjizat yang diberikan Allah Subḥānahu wa Ta‘ālā kepada Nabi Musa ‘Alaihissalām lihat catatan kaki nomor 927.
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
أَكُفَّارُكُمۡ خَيۡرٞ مِّنۡ أُوْلَٰٓئِكُمۡ أَمۡ لَكُم بَرَآءَةٞ فِي ٱلزُّبُرِ
Apakah orang-orang kafirmu, (hai kaum musyrikin) lebih baik dari mereka itu[1440], atau apakah kamu telah mempunyai jaminan kebebasan (dari azab) dalam Kitab-kitab yang dahulu?
[1440]. Maksudnya lebih baik tentang kedudukan duniawi, kekuasaan, dan kekuatan.
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
أَمۡ يَقُولُونَ نَحۡنُ جَمِيعٞ مُّنتَصِرٞ
Atau apakah mereka mengatakan, "Kami adalah satu golongan yang bersatu yang pasti menang".
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
سَيُهۡزَمُ ٱلۡجَمۡعُ وَيُوَلُّونَ ٱلدُّبُرَ
Golongan itu pasti akan dikalahkan dan mereka akan mundur ke belakang.
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
بَلِ ٱلسَّاعَةُ مَوۡعِدُهُمۡ وَٱلسَّاعَةُ أَدۡهَىٰ وَأَمَرُّ
Sebenarnya hari kiamat itulah hari yang dijanjikan kepada mereka dan kiamat itu lebih dahsyat dan lebih pahit.
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
إِنَّ ٱلۡمُجۡرِمِينَ فِي ضَلَٰلٖ وَسُعُرٖ
Sesungguhnya orang-orang yang berdosa berada dalam kesesatan (di dunia) dan dalam neraka.
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
يَوۡمَ يُسۡحَبُونَ فِي ٱلنَّارِ عَلَىٰ وُجُوهِهِمۡ ذُوقُواْ مَسَّ سَقَرَ
(Ingatlah) pada hari mereka diseret ke neraka atas muka mereka. (Dikatakan kepada mereka), "Rasakanlah sentuhan api neraka!"
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
إِنَّا كُلَّ شَيۡءٍ خَلَقۡنَٰهُ بِقَدَرٖ
Sesungguhnya Kami menciptakan segala sesuatu menurut ukuran.
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
وَمَآ أَمۡرُنَآ إِلَّا وَٰحِدَةٞ كَلَمۡحِۭ بِٱلۡبَصَرِ
Dan perintah Kami hanyalah satu perkataan seperti kejapan mata.
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
وَلَقَدۡ أَهۡلَكۡنَآ أَشۡيَاعَكُمۡ فَهَلۡ مِن مُّدَّكِرٖ
Dan sesungguhnya telah Kami binasakan orang yang serupa dengan kamu. Maka adakah orang yang mau mengambil pelajaran?
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
وَكُلُّ شَيۡءٖ فَعَلُوهُ فِي ٱلزُّبُرِ
Dan segala sesuatu yang telah mereka perbuat tercatat dalam buku-buku catatan[1441].
[1441]. Maksudnya buku-buku catatan yang ada di tangan malaikat yang mencatat amal perbuatan manusia.
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
وَكُلُّ صَغِيرٖ وَكَبِيرٖ مُّسۡتَطَرٌ
Dan segala (urusan) yang kecil maupun yang besar adalah tertulis.
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
إِنَّ ٱلۡمُتَّقِينَ فِي جَنَّٰتٖ وَنَهَرٖ
Sesungguhnya orang-orang yang bertakwa itu di dalam taman-taman dan sungai-sungai,
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
فِي مَقۡعَدِ صِدۡقٍ عِندَ مَلِيكٖ مُّقۡتَدِرِۭ
di tempat yang disenangi[1442] di sisi Tuhan Yang Berkuasa.
[1442]. Maksudnya tempat yang penuh kebahagiaan, yang bersih dari hiruk pikuk, dan perbuatan-perbuatan dosa.
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
 
Firo maanaaji Simoore.: Simoore lewru
Loowdi cimooje ɗe Tonngoode hello ngon
 
Firo maanaaji Alqur'aana Teddunde nden - Eggo maanaaji Kur'aana e haala Indonisiya - Almujma' - Loowdi firooji ɗi

Iwde e galle jaagorde geɗe Lislaam, Enndonisi'a. Nde feewtinaa les njiimaandi ñiiɓirde Rowad ngam Eggude. Eggo lasli ngoo na waawi janngeede ngam addude heen miijo e ɓetde ɗum e jokkude moƴƴin'de.

Uddu