Check out the new design

Firo maanaaji Alqur'aana Teddunde nden - Eggo maanaaji Kur'aana e haala Indonisiya - Almujma' * - Loowdi firooji ɗi

XML CSV Excel API
Please review the Terms and Policies

Firo maanaaji Simoore.: Simoore Nuuhu   Aaya.:

Nūḥ

إِنَّآ أَرۡسَلۡنَا نُوحًا إِلَىٰ قَوۡمِهِۦٓ أَنۡ أَنذِرۡ قَوۡمَكَ مِن قَبۡلِ أَن يَأۡتِيَهُمۡ عَذَابٌ أَلِيمٞ
Sesungguhnya Kami telah mengutus Nūḥ kepada kaumnya (dengan memerintahkan), "Berilah kaummu peringatan sebelum datang kepadanya azab yang pedih".
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
قَالَ يَٰقَوۡمِ إِنِّي لَكُمۡ نَذِيرٞ مُّبِينٌ
Nūḥ berkata, "Hai kaumku, sesungguhnya aku adalah pemberi peringatan yang menjelaskan kepada kamu,
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
أَنِ ٱعۡبُدُواْ ٱللَّهَ وَٱتَّقُوهُ وَأَطِيعُونِ
(yaitu) sembahlah olehmu Allah, bertakwalah kepada-Nya dan taatlah kepadaku,
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
يَغۡفِرۡ لَكُم مِّن ذُنُوبِكُمۡ وَيُؤَخِّرۡكُمۡ إِلَىٰٓ أَجَلٖ مُّسَمًّىۚ إِنَّ أَجَلَ ٱللَّهِ إِذَا جَآءَ لَا يُؤَخَّرُۚ لَوۡ كُنتُمۡ تَعۡلَمُونَ
niscaya Allah akan mengampuni sebagian dosa-dosamu dan menangguhkan kamu[1517] sampai kepada waktu yang ditentukan. Sesungguhnya ketetapan Allah apabila telah datang tidak dapat ditangguhkan, kalau kamu mengetahui".
[1517]. Maksudnya memanjangkan umurmu.
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
قَالَ رَبِّ إِنِّي دَعَوۡتُ قَوۡمِي لَيۡلٗا وَنَهَارٗا
Nūḥ berkata, "Ya Tuhan-ku sesungguhnya aku telah menyeru kaumku malam dan siang,
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
فَلَمۡ يَزِدۡهُمۡ دُعَآءِيٓ إِلَّا فِرَارٗا
maka seruanku itu hanyalah menambah mereka lari (dari kebenaran).
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
وَإِنِّي كُلَّمَا دَعَوۡتُهُمۡ لِتَغۡفِرَ لَهُمۡ جَعَلُوٓاْ أَصَٰبِعَهُمۡ فِيٓ ءَاذَانِهِمۡ وَٱسۡتَغۡشَوۡاْ ثِيَابَهُمۡ وَأَصَرُّواْ وَٱسۡتَكۡبَرُواْ ٱسۡتِكۡبَارٗا
Dan sesungguhnya setiap kali aku menyeru mereka (kepada iman) agar Engkau mengampuni mereka, mereka memasukkan anak jari mereka ke dalam telinganya, dan menutupkan bajunya (ke mukanya), dan mereka tetap (mengingkari) dan menyombongkan diri dengan sangat.
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
ثُمَّ إِنِّي دَعَوۡتُهُمۡ جِهَارٗا
Kemudian sesungguhnya aku telah menyeru mereka (kepada iman) dengan cara terang-terangan[1518],
[1518]. Dakwah ini dilakukan setelah dakwah dengan cara diam-diam tidak berhasil.
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
ثُمَّ إِنِّيٓ أَعۡلَنتُ لَهُمۡ وَأَسۡرَرۡتُ لَهُمۡ إِسۡرَارٗا
kemudian sesungguhnya aku (menyeru) mereka (lagi) dengan terang-terangan dan dengan diam-diam[1519],
[1519]. Sesudah melakukan dakwah secara diam-diam kemudian secara terang-terangan, namun tidak juga berhasil ,maka Nabi Nūḥ ‘Alaihissalām. melakukan kedua cara itu dengan sekaligus.
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
فَقُلۡتُ ٱسۡتَغۡفِرُواْ رَبَّكُمۡ إِنَّهُۥ كَانَ غَفَّارٗا
maka aku katakan kepada mereka, `Mohonlah ampun kepada Tuhan-mu, sesungguhnya Dia adalah Maha Pengampun,
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
يُرۡسِلِ ٱلسَّمَآءَ عَلَيۡكُم مِّدۡرَارٗا
niscaya Dia akan mengirimkan hujan kepadamu dengan lebat,
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
وَيُمۡدِدۡكُم بِأَمۡوَٰلٖ وَبَنِينَ وَيَجۡعَل لَّكُمۡ جَنَّٰتٖ وَيَجۡعَل لَّكُمۡ أَنۡهَٰرٗا
dan membanyakkan harta dan anak-anakmu, dan mengadakan untukmu kebun-kebun, dan mengadakan (pula di dalamnya) untukmu sungai-sungai.
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
مَّا لَكُمۡ لَا تَرۡجُونَ لِلَّهِ وَقَارٗا
Mengapa kamu tidak percaya akan kebesaran Allah?
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
وَقَدۡ خَلَقَكُمۡ أَطۡوَارًا
Padahal Dia sesungguhnya telah menciptakan kamu dalam beberapa tingkatan kejadian.[1520]
[1520]. Lihat surah Al-Mu`minūn (23) ayat 12, 13 dan 14.
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
أَلَمۡ تَرَوۡاْ كَيۡفَ خَلَقَ ٱللَّهُ سَبۡعَ سَمَٰوَٰتٖ طِبَاقٗا
Tidakkah kamu perhatikan bagaimana Allah telah menciptakan tujuh langit bertingkat-tingkat?
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
وَجَعَلَ ٱلۡقَمَرَ فِيهِنَّ نُورٗا وَجَعَلَ ٱلشَّمۡسَ سِرَاجٗا
Dan Allah menciptakan padanya bulan sebagai cahaya dan menjadikan matahari sebagai pelita?
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
وَٱللَّهُ أَنۢبَتَكُم مِّنَ ٱلۡأَرۡضِ نَبَاتٗا
Dan Allah menumbuhkan kamu dari tanah dengan sebaik-baiknya,
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
ثُمَّ يُعِيدُكُمۡ فِيهَا وَيُخۡرِجُكُمۡ إِخۡرَاجٗا
kemudian Dia mengembalikan kamu ke dalam tanah dan mengeluarkan kamu (darinya pada hari kiamat) dengan sebenar-benarnya.
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
وَٱللَّهُ جَعَلَ لَكُمُ ٱلۡأَرۡضَ بِسَاطٗا
Dan Allah menjadikan bumi untukmu sebagai hamparan,
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
لِّتَسۡلُكُواْ مِنۡهَا سُبُلٗا فِجَاجٗا
supaya kamu menjalani jalan-jalan yang luas di bumi itu".
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
قَالَ نُوحٞ رَّبِّ إِنَّهُمۡ عَصَوۡنِي وَٱتَّبَعُواْ مَن لَّمۡ يَزِدۡهُ مَالُهُۥ وَوَلَدُهُۥٓ إِلَّا خَسَارٗا
Nūḥ berkata, "Ya Tuhan-ku, sesungguhnya mereka telah mendurhakaiku, dan telah mengikuti orang-orang yang harta dan anak-anaknya tidak menambah kepadanya melainkan kerugian belaka,
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
وَمَكَرُواْ مَكۡرٗا كُبَّارٗا
dan melakukan tipu-daya yang amat besar".
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
وَقَالُواْ لَا تَذَرُنَّ ءَالِهَتَكُمۡ وَلَا تَذَرُنَّ وَدّٗا وَلَا سُوَاعٗا وَلَا يَغُوثَ وَيَعُوقَ وَنَسۡرٗا
Dan mereka berkata, "Jangan sekali-kali kamu meninggalkan (penyembahan) tuhan-tuhan kamu dan jangan pula sekali-kali kamu meninggalkan (penyembahan) wadd, dan jangan pula Suwāʻ, Yagūṡ, Yaʻūq, dan Nasr"[1521].
[1521]. Wadd, Suwāʻ, Yagūṡ, Yaʻūq dan Nasr adalah nama berhala-berhala yang terbesar pada kabilah-kabilah kaum Nūḥ ‘Alaihissalām, yang semula nama-nama orang saleh.
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
وَقَدۡ أَضَلُّواْ كَثِيرٗاۖ وَلَا تَزِدِ ٱلظَّٰلِمِينَ إِلَّا ضَلَٰلٗا
Dan sesudahnya mereka telah menyesatkan kebanyakan (manusia); dan janganlah Engkau tambahkan bagi orang-orang yang zalim itu selain kesesatan.
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
مِّمَّا خَطِيٓـَٰٔتِهِمۡ أُغۡرِقُواْ فَأُدۡخِلُواْ نَارٗا فَلَمۡ يَجِدُواْ لَهُم مِّن دُونِ ٱللَّهِ أَنصَارٗا
Disebabkan kesalahan-kesalahan mereka, mereka ditenggelamkan lalu dimasukkan ke neraka, maka mereka tidak mendapat penolong-penolong bagi mereka selain dari Allah[1522].
[1522]. Maksudnya berhala-berhala mereka tidak dapat memberi pertolongan kepada mereka. Hanya Allah Subḥānahu wa Ta‘ālā yang dapat menolong mereka. Tetapi karena mereka menyembah berhala, maka Allah Subḥānahu wa Ta‘ālā tidak memberi pertolongan.
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
وَقَالَ نُوحٞ رَّبِّ لَا تَذَرۡ عَلَى ٱلۡأَرۡضِ مِنَ ٱلۡكَٰفِرِينَ دَيَّارًا
Nūḥ berkata, "Ya Tuhan-ku, janganlah Engkau biarkan seorang pun di antara orang-orang kafir itu tinggal di atas bumi.
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
إِنَّكَ إِن تَذَرۡهُمۡ يُضِلُّواْ عِبَادَكَ وَلَا يَلِدُوٓاْ إِلَّا فَاجِرٗا كَفَّارٗا
Sesungguhnya jika Engkau biarkan mereka tinggal, niscaya mereka akan menyesatkan hamba-hamba-Mu, dan mereka tidak akan melahirkan selain anak yang berbuat maksiat lagi sangat kafir.
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
رَّبِّ ٱغۡفِرۡ لِي وَلِوَٰلِدَيَّ وَلِمَن دَخَلَ بَيۡتِيَ مُؤۡمِنٗا وَلِلۡمُؤۡمِنِينَ وَٱلۡمُؤۡمِنَٰتِۖ وَلَا تَزِدِ ٱلظَّٰلِمِينَ إِلَّا تَبَارَۢا
Ya Tuhan-ku! Ampunilah aku, ibu bapakku, orang yang masuk ke rumahku dengan beriman dan semua orang yang beriman laki-laki dan perempuan. Dan janganlah Engkau tambahkan bagi orang-orang yang zalim itu selain kebinasaan".
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
 
Firo maanaaji Simoore.: Simoore Nuuhu
Loowdi cimooje ɗe Tonngoode hello ngon
 
Firo maanaaji Alqur'aana Teddunde nden - Eggo maanaaji Kur'aana e haala Indonisiya - Almujma' - Loowdi firooji ɗi

Iwde e galle jaagorde geɗe Lislaam, Enndonisi'a. Nde feewtinaa les njiimaandi ñiiɓirde Rowad ngam Eggude. Eggo lasli ngoo na waawi janngeede ngam addude heen miijo e ɓetde ɗum e jokkude moƴƴin'de.

Uddu