Check out the new design

Firo maanaaji Alqur'aana Teddunde nden - Eggo maanaaji Kur'aana e haala Indonisiya - Almujma' * - Loowdi firooji ɗi

XML CSV Excel API
Please review the Terms and Policies

Firo maanaaji Simoore.: Simoore Al-saariyaat   Aaya.:

Aż-Żāriyāt

وَٱلذَّٰرِيَٰتِ ذَرۡوٗا
Demi (angin) yang menerbangkan debu dengan kuat,
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
فَٱلۡحَٰمِلَٰتِ وِقۡرٗا
dan awan yang mengandung hujan,
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
فَٱلۡجَٰرِيَٰتِ يُسۡرٗا
dan kapal-kapal yang berlayar dengan mudah,
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
فَٱلۡمُقَسِّمَٰتِ أَمۡرًا
dan (malaikat-malaikat) yang membagi-bagi urusan[1415],
[1415]. Maksudnya ialah membagi-bagikan urusan makhluk yang diperintahkan kepadanya, seperti perjalanan bintang-bintang, menurunkan hujan, memberi rezeki, dan sebagainya.
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
إِنَّمَا تُوعَدُونَ لَصَادِقٞ
sesungguhnya apa yang dijanjikan kepadamu pasti benar,
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
وَإِنَّ ٱلدِّينَ لَوَٰقِعٞ
dan sesungguhnya (hari) pembalasan pasti terjadi.
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
وَٱلسَّمَآءِ ذَاتِ ٱلۡحُبُكِ
Demi langit yang mempunyai jalan-jalan[1416],
[1416]. Yang dimaksud dengan "jalan-jalan" ialah garis edar bintang-bintang dan planet-planet.
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
إِنَّكُمۡ لَفِي قَوۡلٖ مُّخۡتَلِفٖ
sesungguhnya kamu benar-benar dalam keadaan berbeda pendapat[1417],
[1417]. Yang dimaksud dengan "berbeda-beda pendapat" di sini ialah berbeda-bedanya pendapat kaum musyrikin tentang Muhammad Ṣallallāhu ʻAlaihi wa Sallam dan Al-Qur`ān.
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
يُؤۡفَكُ عَنۡهُ مَنۡ أُفِكَ
dipalingkan darinya (rasul dan Al-Qur`ān) orang yang dipalingkan.
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
قُتِلَ ٱلۡخَرَّٰصُونَ
Terkutuklah orang-orang yang banyak berdusta,
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
ٱلَّذِينَ هُمۡ فِي غَمۡرَةٖ سَاهُونَ
(yaitu) orang-orang yang terbenam dalam kebodohan yang lalai,
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
يَسۡـَٔلُونَ أَيَّانَ يَوۡمُ ٱلدِّينِ
mereka bertanya, "Bilakah hari pembalasan itu?"
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
يَوۡمَ هُمۡ عَلَى ٱلنَّارِ يُفۡتَنُونَ
(Hari pembalasan itu ialah) pada hari ketika mereka diazab di atas api neraka.
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
ذُوقُواْ فِتۡنَتَكُمۡ هَٰذَا ٱلَّذِي كُنتُم بِهِۦ تَسۡتَعۡجِلُونَ
(Dikatakan kepada mereka), "Rasakanlah azabmu itu. Inilah azab yang dulu kamu minta untuk disegerakan".
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
إِنَّ ٱلۡمُتَّقِينَ فِي جَنَّٰتٖ وَعُيُونٍ
Sesungguhnya orang-orang yang bertakwa berada dalam taman-taman (surga) dan di mata air-mata air,
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
ءَاخِذِينَ مَآ ءَاتَىٰهُمۡ رَبُّهُمۡۚ إِنَّهُمۡ كَانُواْ قَبۡلَ ذَٰلِكَ مُحۡسِنِينَ
sambil mengambil apa yang diberikan kepada mereka oleh Tuhan mereka. Sesungguhnya mereka sebelum itu di dunia adalah orang-orang yang berbuat baik.
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
كَانُواْ قَلِيلٗا مِّنَ ٱلَّيۡلِ مَا يَهۡجَعُونَ
Mereka sedikit sekali tidur di waktu malam.
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
وَبِٱلۡأَسۡحَارِ هُمۡ يَسۡتَغۡفِرُونَ
Dan di akhir-akhir malam mereka memohon ampun (kepada Allah).
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
وَفِيٓ أَمۡوَٰلِهِمۡ حَقّٞ لِّلسَّآئِلِ وَٱلۡمَحۡرُومِ
Dan pada harta-harta mereka ada hak untuk orang miskin yang meminta dan orang miskin yang tidak mendapat bagian[1418].
[1418]. "Orang yang tidak mendapat bagian" maksudnya ialah orang miskin yang tidak meminta.
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
وَفِي ٱلۡأَرۡضِ ءَايَٰتٞ لِّلۡمُوقِنِينَ
Dan di bumi itu terdapat tanda-tanda (kekuasaan Allah) bagi orang-orang yang yakin,
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
وَفِيٓ أَنفُسِكُمۡۚ أَفَلَا تُبۡصِرُونَ
dan (juga) pada dirimu sendiri. Maka apakah kamu tidak memperhatikan?
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
وَفِي ٱلسَّمَآءِ رِزۡقُكُمۡ وَمَا تُوعَدُونَ
Dan di langit terdapat (sebab-sebab) rezekimu[1419] dan terdapat (pula) apa yang dijanjikan kepadamu[1420].
[1419]. Rezeki yang ada di langit seperti turunnya hujan yang dapat menyuburkan tanam-tanaman yang menjadi sebab rezekimu, dan sebagainya.
[1420]. Yang dimaksud dengan "apa yang dijanjikan kepadamu" ialah takdir Allah Subḥānahu wa Ta‘ālā terhadap tiap-tiap manusia yang telah ditulis di Lawḥ Maḥfūẓ.
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
فَوَرَبِّ ٱلسَّمَآءِ وَٱلۡأَرۡضِ إِنَّهُۥ لَحَقّٞ مِّثۡلَ مَآ أَنَّكُمۡ تَنطِقُونَ
Maka demi Tuhan langit dan bumi, sesungguhnya yang dijanjikan itu adalah benar-benar (akan terjadi), seperti perkataan yang kamu ucapkan.
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
هَلۡ أَتَىٰكَ حَدِيثُ ضَيۡفِ إِبۡرَٰهِيمَ ٱلۡمُكۡرَمِينَ
Sudahkah sampai kepadamu (Muhammad) cerita tamu Ibrāhīm (malaikat-malaikat) yang dimuliakan?
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
إِذۡ دَخَلُواْ عَلَيۡهِ فَقَالُواْ سَلَٰمٗاۖ قَالَ سَلَٰمٞ قَوۡمٞ مُّنكَرُونَ
(Ingatlah) ketika mereka masuk ke tempatnya lalu mengucapkan, "Salāman". Ibrāhīm menjawab, "Salāmun (kamu) adalah orang-orang yang tidak dikenal".
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
فَرَاغَ إِلَىٰٓ أَهۡلِهِۦ فَجَآءَ بِعِجۡلٖ سَمِينٖ
Maka dia pergi dengan diam-diam menemui keluarganya, kemudian dibawanya daging anak sapi gemuk (yang dibakar),
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
فَقَرَّبَهُۥٓ إِلَيۡهِمۡ قَالَ أَلَا تَأۡكُلُونَ
lalu dihidangkannya kepada mereka. Ibrāhīm lalu berkata, "Silakan kamu makan".
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
فَأَوۡجَسَ مِنۡهُمۡ خِيفَةٗۖ قَالُواْ لَا تَخَفۡۖ وَبَشَّرُوهُ بِغُلَٰمٍ عَلِيمٖ
(Tetapi mereka tidak mau makan), karena itu Ibrāhīm merasa takut terhadap mereka. Mereka berkata, "Janganlah kamu takut," dan mereka memberi kabar gembira kepadanya dengan (kelahiran) seorang anak yang alim (Isḥāq).
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
فَأَقۡبَلَتِ ٱمۡرَأَتُهُۥ فِي صَرَّةٖ فَصَكَّتۡ وَجۡهَهَا وَقَالَتۡ عَجُوزٌ عَقِيمٞ
Kemudian istrinya datang memekik (tercengang) lalu menepuk mukanya sendiri seraya berkata, "(Aku adalah) seorang perempuan tua yang mandul".
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
قَالُواْ كَذَٰلِكِ قَالَ رَبُّكِۖ إِنَّهُۥ هُوَ ٱلۡحَكِيمُ ٱلۡعَلِيمُ
Mereka berkata, "Demikianlah Tuhan-mu memfirmankan. " Sesungguhnya Dia-lah yang Maha Bijaksana lagi Maha Mengetahui.
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
۞ قَالَ فَمَا خَطۡبُكُمۡ أَيُّهَا ٱلۡمُرۡسَلُونَ
Ibrāhīm bertanya, "Apakah urusanmu, hai para utusan?"
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
قَالُوٓاْ إِنَّآ أُرۡسِلۡنَآ إِلَىٰ قَوۡمٖ مُّجۡرِمِينَ
Mereka menjawab, "Sesungguhnya kami diutus kepada kaum yang berdosa (kaum Lūṭ),
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
لِنُرۡسِلَ عَلَيۡهِمۡ حِجَارَةٗ مِّن طِينٖ
agar kami timpakan kepada mereka batu-batu dari tanah (yang keras),
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
مُّسَوَّمَةً عِندَ رَبِّكَ لِلۡمُسۡرِفِينَ
yang ditandai di sisi Tuhan-mu untuk (membinasakan) orang-orang yang melampaui batas"[1421].
[1421]. Batu-batu itu diberi tanda dengan nama orang yang akan dibinasakan.
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
فَأَخۡرَجۡنَا مَن كَانَ فِيهَا مِنَ ٱلۡمُؤۡمِنِينَ
Lalu Kami keluarkan orang-orang yang beriman yang berada di negeri kaum Lūṭ itu.
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
فَمَا وَجَدۡنَا فِيهَا غَيۡرَ بَيۡتٖ مِّنَ ٱلۡمُسۡلِمِينَ
Dan Kami tidak mendapati di negeri itu, kecuali sebuah rumah dari orang yang berserah diri[1422].
[1422]. Maksudnya rumah Nabi Lūṭ ‘Alaihissalām dan keluarganya.
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
وَتَرَكۡنَا فِيهَآ ءَايَةٗ لِّلَّذِينَ يَخَافُونَ ٱلۡعَذَابَ ٱلۡأَلِيمَ
Dan Kami tinggalkan pada negeri itu suatu tanda[1423] bagi orang-orang yang takut kepada siksa yang pedih.
[1423]. "Tanda" di sini ialah batu-batu yang bertumpuk-tumpuk yang dipergunakan untuk membinasakan kaum Lūṭ ‘Alaihissalām. Ada pula yang mengatakan sebuah telaga yang airnya hitam dan busuk baunya.
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
وَفِي مُوسَىٰٓ إِذۡ أَرۡسَلۡنَٰهُ إِلَىٰ فِرۡعَوۡنَ بِسُلۡطَٰنٖ مُّبِينٖ
Dan juga pada Musa (terdapat tanda-tanda kekuasaan Allah) ketika Kami mengutusnya kepada Firʻawn dengan membawa mukjizat yang nyata.
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
فَتَوَلَّىٰ بِرُكۡنِهِۦ وَقَالَ سَٰحِرٌ أَوۡ مَجۡنُونٞ
Maka dia (Firʻawn ) berpaling (dari iman) bersama tentaranya dan berkata, "Dia adalah seorang tukang sihir atau seorang gila".
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
فَأَخَذۡنَٰهُ وَجُنُودَهُۥ فَنَبَذۡنَٰهُمۡ فِي ٱلۡيَمِّ وَهُوَ مُلِيمٞ
Maka Kami siksa dia dan tentaranya lalu Kami lemparkan mereka ke dalam laut, sedang dia melakukan pekerjaan yang tercela.
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
وَفِي عَادٍ إِذۡ أَرۡسَلۡنَا عَلَيۡهِمُ ٱلرِّيحَ ٱلۡعَقِيمَ
Dan juga pada (kisah) ʻĀd ketika Kami kirimkan kepada mereka angin yang membinasakan,
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
مَا تَذَرُ مِن شَيۡءٍ أَتَتۡ عَلَيۡهِ إِلَّا جَعَلَتۡهُ كَٱلرَّمِيمِ
angin itu tidak membiarkan satu pun yang dilandanya, melainkan dijadikannya seperti serbuk.
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
وَفِي ثَمُودَ إِذۡ قِيلَ لَهُمۡ تَمَتَّعُواْ حَتَّىٰ حِينٖ
Dan pada (kisah) kaum Ṡamūd ketika dikatakan kepada mereka, "Bersenang-senanglah kalian sampai suatu waktu".
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
فَعَتَوۡاْ عَنۡ أَمۡرِ رَبِّهِمۡ فَأَخَذَتۡهُمُ ٱلصَّٰعِقَةُ وَهُمۡ يَنظُرُونَ
Maka mereka berlaku angkuh terhadap perintah Tuhan-nya, lalu mereka disambar petir sedang mereka melihatnya.
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
فَمَا ٱسۡتَطَٰعُواْ مِن قِيَامٖ وَمَا كَانُواْ مُنتَصِرِينَ
Maka mereka sekali-kali tidak dapat bangun dan tidak pula mendapat pertolongan,
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
وَقَوۡمَ نُوحٖ مِّن قَبۡلُۖ إِنَّهُمۡ كَانُواْ قَوۡمٗا فَٰسِقِينَ
dan (Kami membinasakan) kaum Nūḥ sebelum itu. Sesungguhnya mereka adalah kaum yang fasik.
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
وَٱلسَّمَآءَ بَنَيۡنَٰهَا بِأَيۡيْدٖ وَإِنَّا لَمُوسِعُونَ
Dan langit itu Kami bangun dengan kekuasaan (Kami) dan sesungguhnya Kami benar-benar berkuasa
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
وَٱلۡأَرۡضَ فَرَشۡنَٰهَا فَنِعۡمَ ٱلۡمَٰهِدُونَ
Dan bumi itu Kami hamparkan; maka sebaik-baik yang menghamparkan (adalah Kami).
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
وَمِن كُلِّ شَيۡءٍ خَلَقۡنَا زَوۡجَيۡنِ لَعَلَّكُمۡ تَذَكَّرُونَ
Dan segala sesuatu Kami ciptakan berpasang-pasangan supaya kamu mengingat akan kebesaran Allah.
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
فَفِرُّوٓاْ إِلَى ٱللَّهِۖ إِنِّي لَكُم مِّنۡهُ نَذِيرٞ مُّبِينٞ
Maka segeralah kembali kepada (menaati) Allah. Sesungguhnya aku seorang pemberi peringatan yang nyata dari Allah untukmu.
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
وَلَا تَجۡعَلُواْ مَعَ ٱللَّهِ إِلَٰهًا ءَاخَرَۖ إِنِّي لَكُم مِّنۡهُ نَذِيرٞ مُّبِينٞ
Dan janganlah kamu mengadakan tuhan yang lain disamping Allah. Sesungguhnya aku seorang pemberi peringatan yang nyata dari Allah untukmu.
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
كَذَٰلِكَ مَآ أَتَى ٱلَّذِينَ مِن قَبۡلِهِم مِّن رَّسُولٍ إِلَّا قَالُواْ سَاحِرٌ أَوۡ مَجۡنُونٌ
Demikianlah tidak seorang rasul pun yang datang kepada orang-orang yang sebelum mereka, melainkan mereka mengatakan, "Ia adalah seorang tukang sihir atau seorang gila".
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
أَتَوَاصَوۡاْ بِهِۦۚ بَلۡ هُمۡ قَوۡمٞ طَاغُونَ
Apakah mereka saling berpesan tentang apa yang dikatakan itu. Sebenarnya mereka adalah kaum yang melampaui batas.
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
فَتَوَلَّ عَنۡهُمۡ فَمَآ أَنتَ بِمَلُومٖ
Maka berpalinglah kamu dari mereka, dan kamu sekali-kali tidak tercela.
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
وَذَكِّرۡ فَإِنَّ ٱلذِّكۡرَىٰ تَنفَعُ ٱلۡمُؤۡمِنِينَ
Dan tetaplah memberi peringatan, karena sesungguhnya peringatan itu bermanfaat bagi orang-orang yang beriman.
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
وَمَا خَلَقۡتُ ٱلۡجِنَّ وَٱلۡإِنسَ إِلَّا لِيَعۡبُدُونِ
Dan aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka menyembah-Ku.
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
مَآ أُرِيدُ مِنۡهُم مِّن رِّزۡقٖ وَمَآ أُرِيدُ أَن يُطۡعِمُونِ
Aku tidak menghendaki rezeki sedikit pun dari mereka dan Aku tidak menghendaki supaya mereka memberi Aku makan.
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
إِنَّ ٱللَّهَ هُوَ ٱلرَّزَّاقُ ذُو ٱلۡقُوَّةِ ٱلۡمَتِينُ
Sesungguhnya Allah Dia-lah Maha Pemberi rezeki Yang mempunyai Kekuatan lagi sangat kukuh.
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
فَإِنَّ لِلَّذِينَ ظَلَمُواْ ذَنُوبٗا مِّثۡلَ ذَنُوبِ أَصۡحَٰبِهِمۡ فَلَا يَسۡتَعۡجِلُونِ
Maka sesungguhnya untuk orang-orang zalim ada bagian (siksa) seperti bagian teman mereka (dahulu); maka janganlah mereka meminta kepada-Ku menyegerakannya.
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
فَوَيۡلٞ لِّلَّذِينَ كَفَرُواْ مِن يَوۡمِهِمُ ٱلَّذِي يُوعَدُونَ
Maka kecelakaanlah bagi orang-orang yang kafir pada hari yang diancamkan kepada mereka[1424].
[1424]. Maksudnya hari perang Badar atau hari kiamat.
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
 
Firo maanaaji Simoore.: Simoore Al-saariyaat
Loowdi cimooje ɗe Tonngoode hello ngon
 
Firo maanaaji Alqur'aana Teddunde nden - Eggo maanaaji Kur'aana e haala Indonisiya - Almujma' - Loowdi firooji ɗi

Iwde e galle jaagorde geɗe Lislaam, Enndonisi'a. Nde feewtinaa les njiimaandi ñiiɓirde Rowad ngam Eggude. Eggo lasli ngoo na waawi janngeede ngam addude heen miijo e ɓetde ɗum e jokkude moƴƴin'de.

Uddu