Check out the new design

Firo maanaaji Alqur'aana Teddunde nden - Eggo maanaaji Kur'aana e haala Indonisiya - Almujma' * - Loowdi firooji ɗi

XML CSV Excel API
Please review the Terms and Policies

Firo maanaaji Simoore.: Simoore saafaati   Aaya.:

Aṣ-Ṣaffāt

وَٱلصَّٰٓفَّٰتِ صَفّٗا
Demi (rombongan) yang bersaf-saf dengan sebenar-benarnya [1273],
[1273]. Maksud "rombongan yang bersaf-saf" ialah para malaikat atau makhluk lain seperti burung-burung.
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
فَٱلزَّٰجِرَٰتِ زَجۡرٗا
dan demi (rombongan) yang melarang dengan sebenar-benarnya (dari perbuatan-perbuatan maksiat),
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
فَٱلتَّٰلِيَٰتِ ذِكۡرًا
dan demi (rombongan) yang membacakan pelajaran,
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
إِنَّ إِلَٰهَكُمۡ لَوَٰحِدٞ
Sesungguhnya Tuhan-mu benar-benar Esa.
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
رَّبُّ ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَٱلۡأَرۡضِ وَمَا بَيۡنَهُمَا وَرَبُّ ٱلۡمَشَٰرِقِ
Tuhan langit dan bumi dan apa yang berada di antara keduanya dan Tuhan tempat-tempat terbit matahari.
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
إِنَّا زَيَّنَّا ٱلسَّمَآءَ ٱلدُّنۡيَا بِزِينَةٍ ٱلۡكَوَاكِبِ
Sesungguhnya Kami telah menghias langit yang terdekat dengan hiasan, yaitu bintang-bintang,
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
وَحِفۡظٗا مِّن كُلِّ شَيۡطَٰنٖ مَّارِدٖ
dan telah memeliharanya (sebenar-benarnya) dari setiap setan yang sangat durhaka,
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
لَّا يَسَّمَّعُونَ إِلَى ٱلۡمَلَإِ ٱلۡأَعۡلَىٰ وَيُقۡذَفُونَ مِن كُلِّ جَانِبٖ
setan-setan itu tidak dapat mendengar-dengarkan (pembicaraan) para malaikat dan mereka dilempari dari segala penjuru.
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
دُحُورٗاۖ وَلَهُمۡ عَذَابٞ وَاصِبٌ
Untuk mengusir mereka dan bagi mereka siksaan yang kekal,
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
إِلَّا مَنۡ خَطِفَ ٱلۡخَطۡفَةَ فَأَتۡبَعَهُۥ شِهَابٞ ثَاقِبٞ
akan tetapi barang siapa (di antara mereka) yang mencuri-curi (pembicaraan), maka ia dikejar oleh suluh api yang cemerlang.
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
فَٱسۡتَفۡتِهِمۡ أَهُمۡ أَشَدُّ خَلۡقًا أَم مَّنۡ خَلَقۡنَآۚ إِنَّا خَلَقۡنَٰهُم مِّن طِينٖ لَّازِبِۭ
Maka tanyakanlah kepada mereka (musyrik Mekah), "Apakah mereka yang lebih kukuh kejadiannya ataukah apa [1274] yang telah Kami ciptakan itu?" Sesungguhnya Kami telah menciptakan mereka dari tanah liat.
[1274]. Maksudnya, malaikat, langit, bumi, dan lain-lain.
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
بَلۡ عَجِبۡتَ وَيَسۡخَرُونَ
Bahkan, kamu menjadi heran (terhadap keingkaran mereka) dan mereka menghinakan kamu.
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
وَإِذَا ذُكِّرُواْ لَا يَذۡكُرُونَ
Dan apabila mereka diberi pelajaran, mereka tiada mengingatnya.
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
وَإِذَا رَأَوۡاْ ءَايَةٗ يَسۡتَسۡخِرُونَ
Dan apabila mereka melihat sesuatu tanda kebesaran Allah, mereka sangat menghinakan.
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
وَقَالُوٓاْ إِنۡ هَٰذَآ إِلَّا سِحۡرٞ مُّبِينٌ
Dan mereka berkata, "Ini tiada lain hanyalah sihir yang nyata.
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
أَءِذَا مِتۡنَا وَكُنَّا تُرَابٗا وَعِظَٰمًا أَءِنَّا لَمَبۡعُوثُونَ
Apakah apabila kami telah mati dan telah menjadi tanah serta menjadi tulang belulang, apakah benar-benar kami akan dibangkitkan (kembali)?
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
أَوَءَابَآؤُنَا ٱلۡأَوَّلُونَ
Dan apakah bapak-bapak kami yang telah terdahulu (akan dibangkitkan pula)"?
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
قُلۡ نَعَمۡ وَأَنتُمۡ دَٰخِرُونَ
Katakanlah, "Ya, dan kamu akan terhina".
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
فَإِنَّمَا هِيَ زَجۡرَةٞ وَٰحِدَةٞ فَإِذَا هُمۡ يَنظُرُونَ
Maka sesungguhnya kebangkitan itu hanya dengan satu teriakan saja, maka tiba-tiba mereka meIihatnya.
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
وَقَالُواْ يَٰوَيۡلَنَا هَٰذَا يَوۡمُ ٱلدِّينِ
Dan mereka berkata, "Aduhai celakalah kita!" Inilah hari pembalasan.
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
هَٰذَا يَوۡمُ ٱلۡفَصۡلِ ٱلَّذِي كُنتُم بِهِۦ تُكَذِّبُونَ
Inilah hari keputusan [1275] yang kamu selalu mendustakannya [1276].
[1275]. "Hari keputusan" maksudnya ialah hari Allah Subḥānahu wa Ta‘ālā memberi keputusan dan pembalasan kepada hamba-Nya.
[1276]. Ayat 20 adalah percakapan yang terjadi antara sesama orang-orang kafir.
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
۞ ٱحۡشُرُواْ ٱلَّذِينَ ظَلَمُواْ وَأَزۡوَٰجَهُمۡ وَمَا كَانُواْ يَعۡبُدُونَ
(kepada malaikat diperintahkan), "Kumpulkanlah orang-orang yang zalim beserta teman sejawat mereka dan sembahan-sembahan yang selalu mereka sembah,
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
مِن دُونِ ٱللَّهِ فَٱهۡدُوهُمۡ إِلَىٰ صِرَٰطِ ٱلۡجَحِيمِ
selain Allah, maka tunjukkanlah kepada mereka jalan ke neraka.
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
وَقِفُوهُمۡۖ إِنَّهُم مَّسۡـُٔولُونَ
Dan tahanlah mereka (di tempat perhentian) karena sesungguhnya mereka akan ditanya,
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
مَا لَكُمۡ لَا تَنَاصَرُونَ
"Mengapa kamu tidak tolong-menolong?"
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
بَلۡ هُمُ ٱلۡيَوۡمَ مُسۡتَسۡلِمُونَ
Bahkan, mereka pada hari itu menyerah diri.
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
وَأَقۡبَلَ بَعۡضُهُمۡ عَلَىٰ بَعۡضٖ يَتَسَآءَلُونَ
Sebagian dan mereka menghadap kepada sebagian yang lain berbantah-bantahan.
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
قَالُوٓاْ إِنَّكُمۡ كُنتُمۡ تَأۡتُونَنَا عَنِ ٱلۡيَمِينِ
Pengikut-pengikut mereka berkata (kepada pemimpin-pemimpin mereka), "Sesungguhnya kamulah yang datang kepada kami dari kanan" [1277].
[1277]. Maksudnya, para pemimpin itu mendatangi pengikut-pengikutnya dengan membawa tipu muslihat yang mengikat hati.
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
قَالُواْ بَل لَّمۡ تَكُونُواْ مُؤۡمِنِينَ
Pemimpin-pemimpin mereka menjawab, "Sebenarnya, kamulah yang tidak beriman".
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
وَمَا كَانَ لَنَا عَلَيۡكُم مِّن سُلۡطَٰنِۭۖ بَلۡ كُنتُمۡ قَوۡمٗا طَٰغِينَ
Dan sekali-kali, kami tidak berkuasa terhadapmu, bahkan kamulah kaum yang melampaui batas.
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
فَحَقَّ عَلَيۡنَا قَوۡلُ رَبِّنَآۖ إِنَّا لَذَآئِقُونَ
Maka pastilah putusan (azab) Tuhan kita menimpa atas kita; sesungguhnya kita akan merasakan (azab itu).
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
فَأَغۡوَيۡنَٰكُمۡ إِنَّا كُنَّا غَٰوِينَ
Maka kami telah menyesatkan kamu, sesungguhnya kami adalah orang-orang yang sesat.
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
فَإِنَّهُمۡ يَوۡمَئِذٖ فِي ٱلۡعَذَابِ مُشۡتَرِكُونَ
Maka sesungguhnya, mereka pada hari itu bersama-sama dalam azab.
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
إِنَّا كَذَٰلِكَ نَفۡعَلُ بِٱلۡمُجۡرِمِينَ
Sesungguhnya demikianlah, Kami berbuat terhadap orang-orang yang berbuat jahat.
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
إِنَّهُمۡ كَانُوٓاْ إِذَا قِيلَ لَهُمۡ لَآ إِلَٰهَ إِلَّا ٱللَّهُ يَسۡتَكۡبِرُونَ
Sesungguhnya mereka dahulu apabila dikatakan kepada mereka, "Lāilāha illallāh" (Tiada Tuhan yang berhak disembah, melainkan Allah) mereka menyombongkan diri.
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
وَيَقُولُونَ أَئِنَّا لَتَارِكُوٓاْ ءَالِهَتِنَا لِشَاعِرٖ مَّجۡنُونِۭ
dan mereka berkata, "Apakah sesungguhnya kami harus meninggalkan sembahan-sembahan kami karena seorang penyair gila?"
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
بَلۡ جَآءَ بِٱلۡحَقِّ وَصَدَّقَ ٱلۡمُرۡسَلِينَ
Sebenarnya, dia (Muhammad) telah datang membawa kebenaran dan membenarkan rasul-rasul (sebelumnya).
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
إِنَّكُمۡ لَذَآئِقُواْ ٱلۡعَذَابِ ٱلۡأَلِيمِ
Sesungguhnya kamu pasti akan merasakan azab yang pedih.
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
وَمَا تُجۡزَوۡنَ إِلَّا مَا كُنتُمۡ تَعۡمَلُونَ
Dan kamu tidak diberi pembalasan, melainkan terhadap kejahatan yang telah kamu kerjakan,
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
إِلَّا عِبَادَ ٱللَّهِ ٱلۡمُخۡلَصِينَ
tetapi hamba-hamba Allah yang dibersihkan (dari dosa).
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
أُوْلَٰٓئِكَ لَهُمۡ رِزۡقٞ مَّعۡلُومٞ
Mereka itu memperoleh rezeki yang tertentu,
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
فَوَٰكِهُ وَهُم مُّكۡرَمُونَ
yaitu buah-buahan. Dan mereka adalah orang-orang yang dimuliakan.
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
فِي جَنَّٰتِ ٱلنَّعِيمِ
di dalam surga-surga yang penuh nikmat.
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
عَلَىٰ سُرُرٖ مُّتَقَٰبِلِينَ
di atas takhta-takhta kebesaran berhadap-hadapan.
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
يُطَافُ عَلَيۡهِم بِكَأۡسٖ مِّن مَّعِينِۭ
Diedarkan kepada mereka gelas yang berisi khamar dari sungai yang mengalir.
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
بَيۡضَآءَ لَذَّةٖ لِّلشَّٰرِبِينَ
(Warnanya) putih bersih, sedap rasanya bagi orang-orang yang minum.
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
لَا فِيهَا غَوۡلٞ وَلَا هُمۡ عَنۡهَا يُنزَفُونَ
Tidak ada dalam khamar itu alkohol dan mereka tiada mabuk karenanya.
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
وَعِندَهُمۡ قَٰصِرَٰتُ ٱلطَّرۡفِ عِينٞ
Di sisi mereka, ada bidadari-bidadari yang tidak liar pandangannya dan jelita matanya,
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
كَأَنَّهُنَّ بَيۡضٞ مَّكۡنُونٞ
seakan-akan mereka adalah telur (burung unta) yang tersimpan dengan baik.
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
فَأَقۡبَلَ بَعۡضُهُمۡ عَلَىٰ بَعۡضٖ يَتَسَآءَلُونَ
Lalu, sebagian mereka menghadap kepada sebagian yang lain sambil bercakap-cakap.
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
قَالَ قَآئِلٞ مِّنۡهُمۡ إِنِّي كَانَ لِي قَرِينٞ
Berkatalah salah seorang di antara mereka, "Sesungguhnya aku dahulu (di dunia) mempunyai seorang teman,
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
يَقُولُ أَءِنَّكَ لَمِنَ ٱلۡمُصَدِّقِينَ
yang berkata, "Apakah kamu sungguh-sungguh termasuk orang-orang yang membenarkan (hari berbangkit)?
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
أَءِذَا مِتۡنَا وَكُنَّا تُرَابٗا وَعِظَٰمًا أَءِنَّا لَمَدِينُونَ
Apakah bila kita telah mati dan kita telah menjadi tanah dan tulang belulang, apakah sesungguhnya kita benar-benar (akan dibangkitkan) untuk diberi pembalasan?"
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
قَالَ هَلۡ أَنتُم مُّطَّلِعُونَ
Berkata pulalah ia, "Maukah kamu meninjau (temanku itu)?"
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
فَٱطَّلَعَ فَرَءَاهُ فِي سَوَآءِ ٱلۡجَحِيمِ
Maka ia meninjaunya, lalu dia melihat temannya itu di tengah-tengah neraka menyala-nyala.
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
قَالَ تَٱللَّهِ إِن كِدتَّ لَتُرۡدِينِ
Ia berkata (pula), "Demi Allah, sesungguhnya kamu benar-benar hampir mencelakakanku,
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
وَلَوۡلَا نِعۡمَةُ رَبِّي لَكُنتُ مِنَ ٱلۡمُحۡضَرِينَ
jikalau tidaklah karena nikmat Tuhan-ku, pastilah aku termasuk orang-orang yang diseret (ke neraka).
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
أَفَمَا نَحۡنُ بِمَيِّتِينَ
Maka apakah kita tidak akan mati?
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
إِلَّا مَوۡتَتَنَا ٱلۡأُولَىٰ وَمَا نَحۡنُ بِمُعَذَّبِينَ
melainkan hanya kematian kita yang pertama saja (di dunia) dan kita tidak akan disiksa (di akhirat ini)?
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
إِنَّ هَٰذَا لَهُوَ ٱلۡفَوۡزُ ٱلۡعَظِيمُ
Sesungguhnya ini benar-benar kemenangan yang besar.
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
لِمِثۡلِ هَٰذَا فَلۡيَعۡمَلِ ٱلۡعَٰمِلُونَ
Untuk kemenangan serupa ini, hendaklah berusaha orang-orang yang bekerja"
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
أَذَٰلِكَ خَيۡرٞ نُّزُلًا أَمۡ شَجَرَةُ ٱلزَّقُّومِ
(Makanan surga) itukah hidangan yang lebih baik ataukah pohon zakum[1278].
[1278]. Zakum adalah jenis pohon yang tumbuh di neraka.
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
إِنَّا جَعَلۡنَٰهَا فِتۡنَةٗ لِّلظَّٰلِمِينَ
Sesungguhnya Kami menjadikan pohon zakum itu sebagai siksaan bagi orang-orang yang zalim.
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
إِنَّهَا شَجَرَةٞ تَخۡرُجُ فِيٓ أَصۡلِ ٱلۡجَحِيمِ
Sesungguhnya dia adalah sebatang pohon yang ke luar dari dasar neraka Jaḥīm.
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
طَلۡعُهَا كَأَنَّهُۥ رُءُوسُ ٱلشَّيَٰطِينِ
mayangnya seperti kepala setan-setan.
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
فَإِنَّهُمۡ لَأٓكِلُونَ مِنۡهَا فَمَالِـُٔونَ مِنۡهَا ٱلۡبُطُونَ
Maka sesungguhnya, mereka benar-benar memakan sebagian dari buah pohon itu, maka mereka memenuhi perutnya dengan buah zakum itu.
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
ثُمَّ إِنَّ لَهُمۡ عَلَيۡهَا لَشَوۡبٗا مِّنۡ حَمِيمٖ
Kemudian sesudah makan buah pohon zakum itu, pasti mereka mendapat minuman yang bercampur dengan air yang sangat panas.
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
ثُمَّ إِنَّ مَرۡجِعَهُمۡ لَإِلَى ٱلۡجَحِيمِ
Kemudian sesungguhnya tempat kembali mereka benar-benar ke neraka Jaḥīm.
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
إِنَّهُمۡ أَلۡفَوۡاْ ءَابَآءَهُمۡ ضَآلِّينَ
Karena sesungguhnya mereka mendapati bapak-bapak mereka dalam keadaaan sesat.
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
فَهُمۡ عَلَىٰٓ ءَاثَٰرِهِمۡ يُهۡرَعُونَ
Lalu, mereka sangat tergesa-gesa mengikuti jejak orang-orang tua mereka itu.
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
وَلَقَدۡ ضَلَّ قَبۡلَهُمۡ أَكۡثَرُ ٱلۡأَوَّلِينَ
Dan sesungguhnya telah sesat sebelum mereka (Quraisy) sebagian besar dari orang-orang yang dahulu,
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
وَلَقَدۡ أَرۡسَلۡنَا فِيهِم مُّنذِرِينَ
dan sesungguhnya telah Kami utus pemberi-pemberi peringatan (rasul-rasul) di kalangan mereka.
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
فَٱنظُرۡ كَيۡفَ كَانَ عَٰقِبَةُ ٱلۡمُنذَرِينَ
Maka perhatikanlah, bagaimana kesudahan orang-orang yang diberi peringatan itu.
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
إِلَّا عِبَادَ ٱللَّهِ ٱلۡمُخۡلَصِينَ
Kecuali hamba-hamba Allah yang dibersihkan (dari dosa tidak akan diazab).
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
وَلَقَدۡ نَادَىٰنَا نُوحٞ فَلَنِعۡمَ ٱلۡمُجِيبُونَ
Sesungguhnya Nūḥ telah menyeru Kami, maka sesungguhnya sebaik-baik yang memperkenankan (adalah Kami).
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
وَنَجَّيۡنَٰهُ وَأَهۡلَهُۥ مِنَ ٱلۡكَرۡبِ ٱلۡعَظِيمِ
Dan Kami telah menyelamatkannya dan pengikutnya dari bencana yang besar.
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
وَجَعَلۡنَا ذُرِّيَّتَهُۥ هُمُ ٱلۡبَاقِينَ
Dan Kami jadikan anak cucunya orang-orang yang melanjutkan keturunan.
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
وَتَرَكۡنَا عَلَيۡهِ فِي ٱلۡأٓخِرِينَ
Dan Kami abadikan untuk Nūḥ itu (pujian yang baik) di kalangan orang-orang yang datang kemudian;
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
سَلَٰمٌ عَلَىٰ نُوحٖ فِي ٱلۡعَٰلَمِينَ
"Kesejahteraan dilimpahkan atas Nūḥ di seluruh alam".
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
إِنَّا كَذَٰلِكَ نَجۡزِي ٱلۡمُحۡسِنِينَ
Sesungguhnya demikianlah, Kami memberi balasan kepada orang-orang yang berbuat baik.
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
إِنَّهُۥ مِنۡ عِبَادِنَا ٱلۡمُؤۡمِنِينَ
Sesungguhnya dia termasuk di antara hamba-hamba Kami yang beriman.
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
ثُمَّ أَغۡرَقۡنَا ٱلۡأٓخَرِينَ
Kemudian, Kami tenggelamkan orang-orang yang lain.
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
۞ وَإِنَّ مِن شِيعَتِهِۦ لَإِبۡرَٰهِيمَ
Dan sesungguhnya Ibrāhīm benar-benar termasuk golongannya (Nūḥ) [1279].
[1279]. Maksudnya, Ibrāhīm ‘Alaihissalām termasuk golongan Nūḥ ‘Alaihissalām dalam keimanan kepada Allah dan pokok­pokok ajaran agama.
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
إِذۡ جَآءَ رَبَّهُۥ بِقَلۡبٖ سَلِيمٍ
(lngatlah) ketika ia datang kepada Tuhan-nya dengan hati yang suci[1280].
[1280]. Maksud datang kepada Tuhan-nya ialah mengikhlaskan hatinya kepada Allah dengan sepenuh­penuhnya.
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
إِذۡ قَالَ لِأَبِيهِ وَقَوۡمِهِۦ مَاذَا تَعۡبُدُونَ
(Ingatlah) ketika ia berkata kepada bapaknya dan kaumnya, "Apakah yang kamu sembah itu?
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
أَئِفۡكًا ءَالِهَةٗ دُونَ ٱللَّهِ تُرِيدُونَ
Apakah kamu menghendaki sembahan-sembahan selain Allah dengan jalan berbohong?
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
فَمَا ظَنُّكُم بِرَبِّ ٱلۡعَٰلَمِينَ
Maka apakah anggapanmu terhadap Tuhan semesta alam?"
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
فَنَظَرَ نَظۡرَةٗ فِي ٱلنُّجُومِ
Lalu, ia memandang sekali pandang ke bintang-bintang.
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
فَقَالَ إِنِّي سَقِيمٞ
Kemudian, ia berkata, "Sesungguhnya aku sakit".
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
فَتَوَلَّوۡاْ عَنۡهُ مُدۡبِرِينَ
Lalu, mereka berpaling darinya dengan membelakang.
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
فَرَاغَ إِلَىٰٓ ءَالِهَتِهِمۡ فَقَالَ أَلَا تَأۡكُلُونَ
Kemudian, ia pergi dengan diam-diam kepada berhala-berhala mereka, lalu ia berkata, "Apakah kamu tidak makan [1281]?
[1281]. Maksud Ibrāhīm ‘Alaihissalām dengan perkataan itu ialah mengejek berhala-berhala itu karena dekat berhala itu banyak diletakkan makanan-makanan yang baik sebagai sajian-sajian.
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
مَا لَكُمۡ لَا تَنطِقُونَ
Mengapa kamu tidak menjawab?"
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
فَرَاغَ عَلَيۡهِمۡ ضَرۡبَۢا بِٱلۡيَمِينِ
Lalu, dihadapinya berhala-berhala itu sambil memukulnya dengan tangan kanannya (dengan kuat).
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
فَأَقۡبَلُوٓاْ إِلَيۡهِ يَزِفُّونَ
Kemudian, kaumnya datang kepadanya dengan bergegas.
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
قَالَ أَتَعۡبُدُونَ مَا تَنۡحِتُونَ
Ibrāhīm berkata, "Apakah kamu menyembah patung-patung yang kamu pahat itu?
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
وَٱللَّهُ خَلَقَكُمۡ وَمَا تَعۡمَلُونَ
Padahal Allah-lah yang menciptakan kamu dan apa yang kamu perbuat itu".
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
قَالُواْ ٱبۡنُواْ لَهُۥ بُنۡيَٰنٗا فَأَلۡقُوهُ فِي ٱلۡجَحِيمِ
Mereka berkata, "Dirikanlah suatu bangunan untuk (membakar) Ibrāhīm, lalu lemparkanlah dia ke dalam api yang menyala-nyala itu".
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
فَأَرَادُواْ بِهِۦ كَيۡدٗا فَجَعَلۡنَٰهُمُ ٱلۡأَسۡفَلِينَ
Mereka hendak melakukan tipu muslihat kepadanya, maka Kami jadikan mereka orang-orang yang hina [1282].
[1282]. Maksudnya, Tuhan menggagalkan tipu daya mereka.
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
وَقَالَ إِنِّي ذَاهِبٌ إِلَىٰ رَبِّي سَيَهۡدِينِ
Dan Ibrāhīm berkata, "Sesungguhnya aku pergi menghadap kepada Tuhan-ku dan Dia akan memberi petunjuk kepadaku [1283].
[1283]. Maksudnya, Ibrāhīm ‘Alaihissalām pergi ke suatu negeri untuk dapat menyembah Allah Subḥānahu wa Ta‘ālā dan berdakwah.
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
رَبِّ هَبۡ لِي مِنَ ٱلصَّٰلِحِينَ
Ya Tuhan-ku, anugerahkanlah kepadaku (seorang anak) yang termasuk orang-orang yang saleh.
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
فَبَشَّرۡنَٰهُ بِغُلَٰمٍ حَلِيمٖ
Maka Kami beri dia kabar gembira dengan seorang anak yang amat sabar [1284] .
[1284]. Yang dimaksud ialah Nabi Ismā`īl ‘Alaihissalām.
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
فَلَمَّا بَلَغَ مَعَهُ ٱلسَّعۡيَ قَالَ يَٰبُنَيَّ إِنِّيٓ أَرَىٰ فِي ٱلۡمَنَامِ أَنِّيٓ أَذۡبَحُكَ فَٱنظُرۡ مَاذَا تَرَىٰۚ قَالَ يَٰٓأَبَتِ ٱفۡعَلۡ مَا تُؤۡمَرُۖ سَتَجِدُنِيٓ إِن شَآءَ ٱللَّهُ مِنَ ٱلصَّٰبِرِينَ
Maka tatkala anak itu sampai (pada umur sanggup) berusaha bersama-sama Ibrāhīm, Ibrāhīm berkata, "Hai anakku sesungguhnya aku melihat dalam mimpi bahwa aku menyembelihmu. Maka pikirkanlah apa pendapatmu!" Ia menjawab, "Hai bapakku, kerjakanlah apa yang diperintahkan kepadamu; insya Allah kamu akan mendapatiku termasuk orang-orang yang sabar".
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
فَلَمَّآ أَسۡلَمَا وَتَلَّهُۥ لِلۡجَبِينِ
Tatkala keduanya telah berserah diri dan Ibrāhīm membaringkan anaknya atas pelipis(nya), (nyatalah kesabaran keduanya).
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
وَنَٰدَيۡنَٰهُ أَن يَٰٓإِبۡرَٰهِيمُ
Dan Kami panggillah dia, "Hai Ibrāhīm,
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
قَدۡ صَدَّقۡتَ ٱلرُّءۡيَآۚ إِنَّا كَذَٰلِكَ نَجۡزِي ٱلۡمُحۡسِنِينَ
sesungguhnya kamu telah membenarkan mimpi itu [1285] sesungguhnya demikianlah Kami memberi balasan kepada orang-orang yang berbuat baik.
[1285]. Maksud "membenarkan mimpi" ialah mempercayai bahwa mimpi itu benar dari Allah Subḥānahu wa Ta‘ālā dan wajib melaksanakannya.
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
إِنَّ هَٰذَا لَهُوَ ٱلۡبَلَٰٓؤُاْ ٱلۡمُبِينُ
Sesungguhnya ini benar-benar suatu ujian yang nyata.
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
وَفَدَيۡنَٰهُ بِذِبۡحٍ عَظِيمٖ
Dan Kami tebus anak itu dengan seekor sembelihan yang besar [1286].
[1286]. Sesudah nyata kesabaran dan ketaatan Ibrāhīm ‘Alaihissalām dan Ismā`īl ‘Alaihissalām, Allah Subḥānahu wa Ta‘ālā melarang menyembelih Ismā`īl ‘Alaihissalām. Untuk meneruskan kurban, Allah Subḥānahu wa Ta‘ālā menggantinya dengan seekor sembelihan (kambing). Peristiwa ini menjadi dasar disyariatkannya kurban yang dilakukan pada Hari Raya Haji.
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
وَتَرَكۡنَا عَلَيۡهِ فِي ٱلۡأٓخِرِينَ
Kami abadikan untuk Ibrāhīm itu (pujian yang baik) di kalangan orang-orang yang datang kemudian,
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
سَلَٰمٌ عَلَىٰٓ إِبۡرَٰهِيمَ
(yaitu), "Kesejahteraan dilimpahkan atas Ibrāhīm".
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
كَذَٰلِكَ نَجۡزِي ٱلۡمُحۡسِنِينَ
Demikianlah, Kami memberi balasan kepada orang-orang yang berbuat baik.
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
إِنَّهُۥ مِنۡ عِبَادِنَا ٱلۡمُؤۡمِنِينَ
Sesungguhnya ia termasuk hamba-hamba Kami yang beriman.
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
وَبَشَّرۡنَٰهُ بِإِسۡحَٰقَ نَبِيّٗا مِّنَ ٱلصَّٰلِحِينَ
Dan Kami beri dia kabar gembira dengan (kelahiran) Isḥāq seorang nabi yang termasuk orang-orang yang saleh.
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
وَبَٰرَكۡنَا عَلَيۡهِ وَعَلَىٰٓ إِسۡحَٰقَۚ وَمِن ذُرِّيَّتِهِمَا مُحۡسِنٞ وَظَالِمٞ لِّنَفۡسِهِۦ مُبِينٞ
Kami limpahkan keberkatan atasnya dan atas Isḥāq. Dan di antara anak cucunya, ada yang berbuat baik dan ada (pula) yang zalim terhadap dirinya sendiri dengan nyata.
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
وَلَقَدۡ مَنَنَّا عَلَىٰ مُوسَىٰ وَهَٰرُونَ
Dan sesungguhnya, Kami telah melimpahkan nikmat atas Musa dan Hārūn.
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
وَنَجَّيۡنَٰهُمَا وَقَوۡمَهُمَا مِنَ ٱلۡكَرۡبِ ٱلۡعَظِيمِ
Dan Kami selamatkan keduanya dan kaumnya dari bencana yang besar.
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
وَنَصَرۡنَٰهُمۡ فَكَانُواْ هُمُ ٱلۡغَٰلِبِينَ
Dan Kami tolong mereka, maka jadilah mereka orang-orang yang menang.
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
وَءَاتَيۡنَٰهُمَا ٱلۡكِتَٰبَ ٱلۡمُسۡتَبِينَ
Dan Kami berikan kepada keduanya kitab yang sangat jelas.
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
وَهَدَيۡنَٰهُمَا ٱلصِّرَٰطَ ٱلۡمُسۡتَقِيمَ
Dan Kami tunjuki keduanya ke jalan yang lurus.
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
وَتَرَكۡنَا عَلَيۡهِمَا فِي ٱلۡأٓخِرِينَ
Dan Kami abadikan untuk keduanya (pujian yang baik) di kalangan orang-orang yang datang kemudian;
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
سَلَٰمٌ عَلَىٰ مُوسَىٰ وَهَٰرُونَ
(yaitu), "Kesejahteraan dilimpahkan atas Musa dan Hārūn".
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
إِنَّا كَذَٰلِكَ نَجۡزِي ٱلۡمُحۡسِنِينَ
Sesungguhnya demikianlah, Kami memberi balasan kepada orang-orang yang berbuat baik.
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
إِنَّهُمَا مِنۡ عِبَادِنَا ٱلۡمُؤۡمِنِينَ
Sesungguhnya keduanya termasuk hamba-hamba Kami yang beriman.
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
وَإِنَّ إِلۡيَاسَ لَمِنَ ٱلۡمُرۡسَلِينَ
Dan sesungguhnya, Ilyās benar-benar termasuk salah seorang rasul-rasul.
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
إِذۡ قَالَ لِقَوۡمِهِۦٓ أَلَا تَتَّقُونَ
(ingatlah) ketika ia berkata kepada kaumnya, "Mengapa kamu tidak bertakwa?
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
أَتَدۡعُونَ بَعۡلٗا وَتَذَرُونَ أَحۡسَنَ ٱلۡخَٰلِقِينَ
Patutkah kamu menyembah Baʻlan [1287] dan kamu tinggalkan sebaik-baik Pencipta,
[1287]. Baʻlan adalah nama salah satu berhala dari orang Phunicia.
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
ٱللَّهَ رَبَّكُمۡ وَرَبَّ ءَابَآئِكُمُ ٱلۡأَوَّلِينَ
(yaitu) Allah Tuhanmu dan Tuhan bapak-bapakmu yang terdahulu?"
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
فَكَذَّبُوهُ فَإِنَّهُمۡ لَمُحۡضَرُونَ
Maka mereka mendustakannya karena itu mereka akan diseret (ke neraka),
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
إِلَّا عِبَادَ ٱللَّهِ ٱلۡمُخۡلَصِينَ
kecuali hamba-hamba Allah yang dibersihkan (dari dosa).
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
وَتَرَكۡنَا عَلَيۡهِ فِي ٱلۡأٓخِرِينَ
Dan Kami abadikan untuk Ilyās (pujian yang baik) di kalangan orang-orang yang datang kemudian,
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
سَلَٰمٌ عَلَىٰٓ إِلۡ يَاسِينَ
(yaitu), "Kesejahteraan dilimpahkan atas Ilyās."
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
إِنَّا كَذَٰلِكَ نَجۡزِي ٱلۡمُحۡسِنِينَ
Sesungguhnya demikianlah, Kami memberi balasan kepada orang-orang yang berbuat baik.
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
إِنَّهُۥ مِنۡ عِبَادِنَا ٱلۡمُؤۡمِنِينَ
Sesungguhnya dia termasuk hamba-hamba Kami yang beriman.
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
وَإِنَّ لُوطٗا لَّمِنَ ٱلۡمُرۡسَلِينَ
Sesungguhnya Lūṭ benar-benar salah seorang rasul.
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
إِذۡ نَجَّيۡنَٰهُ وَأَهۡلَهُۥٓ أَجۡمَعِينَ
(Ingatlah) ketika Kami selamatkan dia dan keluarganya (pengikut-pengikutnya) semua,
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
إِلَّا عَجُوزٗا فِي ٱلۡغَٰبِرِينَ
kecuali seorang perempuan tua (istrinya yang berada) bersama-sama orang yang tinggal.
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
ثُمَّ دَمَّرۡنَا ٱلۡأٓخَرِينَ
Kemudian, Kami binasakan orang-orang yang lain [1288].
[1288]. Maksud "orang-orang yang lain" ialah mereka yang tinggal di kota yang tidak ikut bersama Lūṭ ‘Alaihissalām.
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
وَإِنَّكُمۡ لَتَمُرُّونَ عَلَيۡهِم مُّصۡبِحِينَ
Dan sesungguhnya kamu (hai penduduk Mekah) benar-benar akan melalui (bekas-bekas) mereka pada waktu pagi,
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
وَبِٱلَّيۡلِۚ أَفَلَا تَعۡقِلُونَ
dan pada waktu malam. Maka apakah kamu tidak memikirkan?
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
وَإِنَّ يُونُسَ لَمِنَ ٱلۡمُرۡسَلِينَ
Sesungguhnya Yūnus benar-benar salah seorang rasul,
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
إِذۡ أَبَقَ إِلَى ٱلۡفُلۡكِ ٱلۡمَشۡحُونِ
(ingatlah) ketika ia lari [1289] ke kapal yang penuh muatan,
[1289]. Maksud "lari" di sini ialah pergi meninggalkan kewajiban.
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
فَسَاهَمَ فَكَانَ مِنَ ٱلۡمُدۡحَضِينَ
kemudian ia ikut berundi [1290], lalu dia termasuk orang-orang yang kalah dalam undian.
[1290]. Undian itu diadakan karena muatan kapal itu sangat penuh. Kalau tidak dikurangi, kapal mungkin akan tenggelam. Oleh sebab itu, diadakan undian. Siapa yang kalah dalam undian itu dilemparkan ke laut. Yūnus ‘Alaihissalām termasuk orang-orang yang kalah dalam undian tersebut sehingga ia dilemparkan ke laut.
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
فَٱلۡتَقَمَهُ ٱلۡحُوتُ وَهُوَ مُلِيمٞ
Maka, ia ditelan oleh ikan besar dalam keadaan tercela [1291].
[1291]. Sebab Yūnus ‘Alaihissalām tercela ialah karena dia lari meninggalkan kaumnya.
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
فَلَوۡلَآ أَنَّهُۥ كَانَ مِنَ ٱلۡمُسَبِّحِينَ
Maka kalau sekiranya dia tidak termasuk orang-orang yang banyak mengingat Allah,
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
لَلَبِثَ فِي بَطۡنِهِۦٓ إِلَىٰ يَوۡمِ يُبۡعَثُونَ
niscaya ia akan tetap tinggal di perut ikan itu sampai hari berbangkit.
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
۞ فَنَبَذۡنَٰهُ بِٱلۡعَرَآءِ وَهُوَ سَقِيمٞ
Kemudian, Kami lemparkan dia ke daerah yang tandus, sedang ia dalam keadaan sakit.
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
وَأَنۢبَتۡنَا عَلَيۡهِ شَجَرَةٗ مِّن يَقۡطِينٖ
Dan Kami tumbuhkan untuk dia sebatang pohon dari jenis labu.
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
وَأَرۡسَلۡنَٰهُ إِلَىٰ مِاْئَةِ أَلۡفٍ أَوۡ يَزِيدُونَ
Dan Kami utus dia kepada seratus ribu orang atau lebih.
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
فَـَٔامَنُواْ فَمَتَّعۡنَٰهُمۡ إِلَىٰ حِينٖ
Lalu, mereka beriman, karena itu Kami anugerahkan kenikmatan hidup kepada mereka hingga waktu yang tertentu.
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
فَٱسۡتَفۡتِهِمۡ أَلِرَبِّكَ ٱلۡبَنَاتُ وَلَهُمُ ٱلۡبَنُونَ
Tanyakanlah (ya Muhammad) kepada mereka (orang-orang kafir Mekah), "Apakah untuk Tuhan-mu anak-anak perempuan dan untuk mereka anak laki-laki [1292],
[1292]. Orang musyrikin mengatakan bahwa Allah Subḥānahu wa Ta‘ālā mempunyai anak-anak perempuan (malaikat), padahal mereka sendiri menganggap hina anak perempuan itu.
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
أَمۡ خَلَقۡنَا ٱلۡمَلَٰٓئِكَةَ إِنَٰثٗا وَهُمۡ شَٰهِدُونَ
atau apakah Kami menciptakan malaikat-malaikat berupa perempuan dan mereka menyaksikan(nya)?
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
أَلَآ إِنَّهُم مِّنۡ إِفۡكِهِمۡ لَيَقُولُونَ
Ketahuilah bahwa sesungguhnya mereka dengan kebohongannya benar-benar mengatakan,
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
وَلَدَ ٱللَّهُ وَإِنَّهُمۡ لَكَٰذِبُونَ
"Allah beranak". Dan sesungguhnya, mereka benar-benar orang yang berdusta.
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
أَصۡطَفَى ٱلۡبَنَاتِ عَلَى ٱلۡبَنِينَ
Apakah Tuhan memilih (mengutamakan) anak-anak perempuan daripada anak laki-laki?
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
مَا لَكُمۡ كَيۡفَ تَحۡكُمُونَ
Apakah yang terjadi padamu? Bagaimana (caranya) kamu menetapkan?
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
أَفَلَا تَذَكَّرُونَ
Maka apakah kamu tidak memikirkan?
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
أَمۡ لَكُمۡ سُلۡطَٰنٞ مُّبِينٞ
Atau apakah kamu mempunyai bukti yang nyata?
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
فَأۡتُواْ بِكِتَٰبِكُمۡ إِن كُنتُمۡ صَٰدِقِينَ
Maka bawalah kitabmu jika kamu memang orang-orang yang benar.
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
وَجَعَلُواْ بَيۡنَهُۥ وَبَيۡنَ ٱلۡجِنَّةِ نَسَبٗاۚ وَلَقَدۡ عَلِمَتِ ٱلۡجِنَّةُ إِنَّهُمۡ لَمُحۡضَرُونَ
Dan mereka adakan (hubungan) nasab antara Allah dan antara jin. Dan sesungguhnya jin mengetahui bahwa mereka benar-benar akan diseret (ke neraka),
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
سُبۡحَٰنَ ٱللَّهِ عَمَّا يَصِفُونَ
Maha Suci Allah dari apa yang mereka sifatkan,
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
إِلَّا عِبَادَ ٱللَّهِ ٱلۡمُخۡلَصِينَ
Kecuali hamba-hamba Allah [1293] yang dibersihkan dari (dosa).
[1293]. Maksud" hamba Allah" di sini ialah golongan jin yang beriman.
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
فَإِنَّكُمۡ وَمَا تَعۡبُدُونَ
Maka sesungguhnya kamu dan apa-apa yang kamu sembah itu,
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
مَآ أَنتُمۡ عَلَيۡهِ بِفَٰتِنِينَ
Sekali-kali tidak dapat menyesatkan (seseorang) terhadap Allah,
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
إِلَّا مَنۡ هُوَ صَالِ ٱلۡجَحِيمِ
kecuali orang-orang yang akan masuk neraka yang menyala.
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
وَمَا مِنَّآ إِلَّا لَهُۥ مَقَامٞ مَّعۡلُومٞ
Tiada seorang pun di antara kami (malaikat), melainkan mempunyai kedudukan yang tertentu,
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
وَإِنَّا لَنَحۡنُ ٱلصَّآفُّونَ
dan sesungguhnya kami benar-benar bersaf-saf (dalam menunaikan perintah Allah).
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
وَإِنَّا لَنَحۡنُ ٱلۡمُسَبِّحُونَ
Dan sesungguhnya kami benar-benar bertasbih (kepada Allah).
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
وَإِن كَانُواْ لَيَقُولُونَ
Sesungguhnya mereka benar-benar akan berkata,
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
لَوۡ أَنَّ عِندَنَا ذِكۡرٗا مِّنَ ٱلۡأَوَّلِينَ
"Kalau sekiranya di sisi kami ada sebuah kitab dari (kitab-kitab yang diturunkan) kepada orang-orang dahulu,
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
لَكُنَّا عِبَادَ ٱللَّهِ ٱلۡمُخۡلَصِينَ
benar-benar kami akan jadi hamba Allah yang dibersihkan (dari dosa)".
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
فَكَفَرُواْ بِهِۦۖ فَسَوۡفَ يَعۡلَمُونَ
Tetapi, mereka mengingkarinya (Al-Qur`ān), maka kelak mereka akan mengetahui (akibat keingkarannya itu).
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
وَلَقَدۡ سَبَقَتۡ كَلِمَتُنَا لِعِبَادِنَا ٱلۡمُرۡسَلِينَ
Dan sesungguhnya telah tetap janji Kami kepada hamba-hamba Kami yang menjadi rasul,
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
إِنَّهُمۡ لَهُمُ ٱلۡمَنصُورُونَ
(yaitu) sesungguhnya mereka itulah yang pasti mendapat pertolongan.
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
وَإِنَّ جُندَنَا لَهُمُ ٱلۡغَٰلِبُونَ
Dan sesungguhnya tentara Kami [1294] itulah yang pasti menang,
[1294]. Maksud "tentara Kam"i di sini ialah rasul beserta pengikut-pengikutnya.
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
فَتَوَلَّ عَنۡهُمۡ حَتَّىٰ حِينٖ
Maka berpalinglah kamu (Muhammad) dari mereka sampai suatu ketika [1295].
[1295]. Maksudnya, sampai Rasulullah Ṣallallāhu ʻAlaihi wa Sallam mempunyai kekuatan.
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
وَأَبۡصِرۡهُمۡ فَسَوۡفَ يُبۡصِرُونَ
Dan lihatlah mereka, maka kelak mereka akan melihat (azab itu).
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
أَفَبِعَذَابِنَا يَسۡتَعۡجِلُونَ
Maka apakah mereka meminta supaya siksa Kami disegerakan?
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
فَإِذَا نَزَلَ بِسَاحَتِهِمۡ فَسَآءَ صَبَاحُ ٱلۡمُنذَرِينَ
Maka apabila siksaan itu turun di halaman mereka, maka amat buruklah pagi hari yang dialami oleh orang-orang yang diperingatkan itu [1296].
[1296]. Maksud "pagi hari" ialah bukan waktu pagi, tetapi sembarang waktu saat orang-orang yang menyerang itu melakukan serangannya sebelum waktu subuh, maka orang­orang yang kalah menderita kekalahannya pada waktu pagi.
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
وَتَوَلَّ عَنۡهُمۡ حَتَّىٰ حِينٖ
Dan berpalinglah kamu dari mereka hingga suatu ketika.
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
وَأَبۡصِرۡ فَسَوۡفَ يُبۡصِرُونَ
Dan lihatlah, maka kelak mereka juga akan melihat.
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
سُبۡحَٰنَ رَبِّكَ رَبِّ ٱلۡعِزَّةِ عَمَّا يَصِفُونَ
Maha Suci Tuhan-mu Yang mempunyai keperkasaan dari apa yang mereka katakan.
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
وَسَلَٰمٌ عَلَى ٱلۡمُرۡسَلِينَ
Dan kesejahteraan dilimpahkan atas para rasul.
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
وَٱلۡحَمۡدُ لِلَّهِ رَبِّ ٱلۡعَٰلَمِينَ
Dan segala puji bagi Allah Tuhan seru sekalian alam.
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
 
Firo maanaaji Simoore.: Simoore saafaati
Loowdi cimooje ɗe Tonngoode hello ngon
 
Firo maanaaji Alqur'aana Teddunde nden - Eggo maanaaji Kur'aana e haala Indonisiya - Almujma' - Loowdi firooji ɗi

Iwde e galle jaagorde geɗe Lislaam, Enndonisi'a. Nde feewtinaa les njiimaandi ñiiɓirde Rowad ngam Eggude. Eggo lasli ngoo na waawi janngeede ngam addude heen miijo e ɓetde ɗum e jokkude moƴƴin'de.

Uddu