Check out the new design

Firo maanaaji Alqur'aana Teddunde nden - Eggo maanaaji Kur'aana e haala Indonisiya - Almujma' * - Loowdi firooji ɗi

XML CSV Excel API
Please review the Terms and Policies

Firo maanaaji Simoore.: Simoore pelle   Aaya.:
وَإِذۡ أَخَذۡنَا مِنَ ٱلنَّبِيِّـۧنَ مِيثَٰقَهُمۡ وَمِنكَ وَمِن نُّوحٖ وَإِبۡرَٰهِيمَ وَمُوسَىٰ وَعِيسَى ٱبۡنِ مَرۡيَمَۖ وَأَخَذۡنَا مِنۡهُم مِّيثَٰقًا غَلِيظٗا
Dan (ingatlah) ketika Kami mengambil perjanjian dari nabi-nabi dan dari kamu (sendiri) dari Nūḥ, Ibrāhīm, Musa, dan ʻIsa putra Maryam, dan Kami telah mengambil dari mereka perjanjian yang teguh [1203],
[1203]. "Perjanjian yang teguh" ialah kesanggupan menyampaikan agama kepada umatnya masing-masing.
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
لِّيَسۡـَٔلَ ٱلصَّٰدِقِينَ عَن صِدۡقِهِمۡۚ وَأَعَدَّ لِلۡكَٰفِرِينَ عَذَابًا أَلِيمٗا
agar Dia menanyakan kepada orang-orang yang benar tentang kebenaran mereka [1204] dan Dia menyediakan bagi orang-orang kafir siksa yang pedih.
[1204]. Pada hari kiamat, Allah Subḥānahu wa Ta‘ālā akan menanyakan kepada rasul-rasul sampai di mana usaha mereka menyampaikan ajaran-ajaran Allah Subḥānahu wa Ta‘ālākepada umatnya dan sampai di mana umatnya melaksanakan ajaran Allah Subḥānahu wa Ta‘ālā itu.
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُواْ ٱذۡكُرُواْ نِعۡمَةَ ٱللَّهِ عَلَيۡكُمۡ إِذۡ جَآءَتۡكُمۡ جُنُودٞ فَأَرۡسَلۡنَا عَلَيۡهِمۡ رِيحٗا وَجُنُودٗا لَّمۡ تَرَوۡهَاۚ وَكَانَ ٱللَّهُ بِمَا تَعۡمَلُونَ بَصِيرًا
Hai orang-orang yang beriman, ingatlah akan nikmat Allah (yang telah dikaruniakan) kepadamu ketika datang kepadamu tentara-tentara, lalu Kami kirimkan kepada mereka angin topan dan tentara yang tidak dapat kamu melihatnya [1205]. Dan adalah Allah Maha Melihat akan apa yang kamu kerjakan.
[1205]. Ayat ini menerangkan kisah Aḥzāb, yaitu golongan-golongan yang dihancurkan pada peperangan Khandaq karena menentang Allah dan rasul-Nya. Maksud "tentara yang tak dapat kamu lihat" ialah para malaikat yang sengaja didatangkan Tuhan untuk menghancurkan musuh-musuh Allah Subḥānahu wa Ta‘ālā itu.
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
إِذۡ جَآءُوكُم مِّن فَوۡقِكُمۡ وَمِنۡ أَسۡفَلَ مِنكُمۡ وَإِذۡ زَاغَتِ ٱلۡأَبۡصَٰرُ وَبَلَغَتِ ٱلۡقُلُوبُ ٱلۡحَنَاجِرَ وَتَظُنُّونَ بِٱللَّهِ ٱلظُّنُونَا۠
(Yaitu) ketika mereka datang kepadamu dari atas dan dari bawahmu dan ketika tidak tetap lagi penglihatan(mu) dan hatimu naik menyesak sampai ke tenggorokan [1206] , dan kamu menyangka terhadap Allah dengan bermacam-macam purbasangka.
[1206]. Maksudnya ialah menggambarkan bagaimana hebatnya perasaan takut dan perasaan gentar pada waktu itu.
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
هُنَالِكَ ٱبۡتُلِيَ ٱلۡمُؤۡمِنُونَ وَزُلۡزِلُواْ زِلۡزَالٗا شَدِيدٗا
Di situlah diuji orang-orang mukmin dan digoncangkan (hatinya) dengan goncangan yang sangat.
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
وَإِذۡ يَقُولُ ٱلۡمُنَٰفِقُونَ وَٱلَّذِينَ فِي قُلُوبِهِم مَّرَضٞ مَّا وَعَدَنَا ٱللَّهُ وَرَسُولُهُۥٓ إِلَّا غُرُورٗا
Dan (ingatlah) ketika orang-orang munafik dan orang-orang yang berpenyakit dalam hatinya berkata, "Allah dan rasul-Nya tidak menjanjikan kepada kami, melainkan tipu daya".
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
وَإِذۡ قَالَت طَّآئِفَةٞ مِّنۡهُمۡ يَٰٓأَهۡلَ يَثۡرِبَ لَا مُقَامَ لَكُمۡ فَٱرۡجِعُواْۚ وَيَسۡتَـٔۡذِنُ فَرِيقٞ مِّنۡهُمُ ٱلنَّبِيَّ يَقُولُونَ إِنَّ بُيُوتَنَا عَوۡرَةٞ وَمَا هِيَ بِعَوۡرَةٍۖ إِن يُرِيدُونَ إِلَّا فِرَارٗا
Dan (ingatlah) ketika segolongan di antara mereka berkata, "Hai penduduk Yaṡrib (Madinah), tidak ada tempat bagimu, maka kembalilah kamu". Dan sebagian dari mereka minta izin kepada nabi (untuk kembali pulang) dengan berkata, "Sesungguhnya rumah-rumah kami terbuka (tidak ada penjaga)". Dan rumah-rumah itu sekali-kali tidak terbuka, mereka tidak lain hanya hendak lari.
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
وَلَوۡ دُخِلَتۡ عَلَيۡهِم مِّنۡ أَقۡطَارِهَا ثُمَّ سُئِلُواْ ٱلۡفِتۡنَةَ لَأٓتَوۡهَا وَمَا تَلَبَّثُواْ بِهَآ إِلَّا يَسِيرٗا
Kalau (Yaṡrib) diserang dari segala penjuru, kemudian diminta kepada mereka supaya murtad [1207], niscaya mereka mengerjakannya dan mereka tiada akan menunda untuk murtad itu, melainkan dalam waktu yang singkat.
[1207]. Maksud "berbuat fitnah" ialah murtad atau memerangi orang Islam.
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
وَلَقَدۡ كَانُواْ عَٰهَدُواْ ٱللَّهَ مِن قَبۡلُ لَا يُوَلُّونَ ٱلۡأَدۡبَٰرَۚ وَكَانَ عَهۡدُ ٱللَّهِ مَسۡـُٔولٗا
Dan sesungguhnya mereka sebelum itu telah berjanji kepada Allah, "Mereka tidak akan berbalik ke belakang (mundur)". Dan adalah perjanjian dengan Allah akan diminta pertanggunganjawabnya.
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
 
Firo maanaaji Simoore.: Simoore pelle
Loowdi cimooje ɗe Tonngoode hello ngon
 
Firo maanaaji Alqur'aana Teddunde nden - Eggo maanaaji Kur'aana e haala Indonisiya - Almujma' - Loowdi firooji ɗi

Iwde e galle jaagorde geɗe Lislaam, Enndonisi'a. Nde feewtinaa les njiimaandi ñiiɓirde Rowad ngam Eggude. Eggo lasli ngoo na waawi janngeede ngam addude heen miijo e ɓetde ɗum e jokkude moƴƴin'de.

Uddu