Check out the new design

Firo maanaaji Alqur'aana Teddunde nden - Eggo maanaaji Kur'aana e haala Indonisiya - Almujma' * - Loowdi firooji ɗi

XML CSV Excel API
Please review the Terms and Policies

Firo maanaaji Simoore.: Simoore yimooɓe   Aaya.:

Asy-Syu'arā`

طسٓمٓ
Ṭā Sīm mīm [1074]
[1074]. Lihat catatan kaki nomor 10.
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
تِلۡكَ ءَايَٰتُ ٱلۡكِتَٰبِ ٱلۡمُبِينِ
Inilah ayat-ayat Al-Qur`ān yang menerangkan.
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
لَعَلَّكَ بَٰخِعٞ نَّفۡسَكَ أَلَّا يَكُونُواْ مُؤۡمِنِينَ
Boleh jadi kamu (Muhammad) akan membinasakan dirimu karena mereka [1075] tidak beriman.
[1075]. Maksudnya, penduduk Mekah.
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
إِن نَّشَأۡ نُنَزِّلۡ عَلَيۡهِم مِّنَ ٱلسَّمَآءِ ءَايَةٗ فَظَلَّتۡ أَعۡنَٰقُهُمۡ لَهَا خَٰضِعِينَ
Jika kami kehendaki, niscaya Kami menurunkan kepada mereka mukjizat dari langit, maka senantiasa kuduk-kuduk mereka tunduk kepadanya.
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
وَمَا يَأۡتِيهِم مِّن ذِكۡرٖ مِّنَ ٱلرَّحۡمَٰنِ مُحۡدَثٍ إِلَّا كَانُواْ عَنۡهُ مُعۡرِضِينَ
Dan sekali-kali tidak datang kepada mereka suatu peringatan baru [1076] dari Tuhan Yang Maha Pemurah, melainkan mereka selalu berpaling darinya.
[1076]. Maksudnya, ayat-ayat Al-Qur`ān yang baru diturunkan.
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
فَقَدۡ كَذَّبُواْ فَسَيَأۡتِيهِمۡ أَنۢبَٰٓؤُاْ مَا كَانُواْ بِهِۦ يَسۡتَهۡزِءُونَ
Sungguh mereka telah mendustakan (Al-Qur`ān), maka kelak akan datang kepada mereka (kenyataan dari) berita-berita yang selalu mereka perolok-olokkan.
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
أَوَلَمۡ يَرَوۡاْ إِلَى ٱلۡأَرۡضِ كَمۡ أَنۢبَتۡنَا فِيهَا مِن كُلِّ زَوۡجٖ كَرِيمٍ
Dan apakah mereka tidak memperhatikan bumi, berapakah banyaknya Kami tumbuhkan di bumi itu pelbagai macam tumbuh-tumbuhan yang baik?
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
إِنَّ فِي ذَٰلِكَ لَأٓيَةٗۖ وَمَا كَانَ أَكۡثَرُهُم مُّؤۡمِنِينَ
Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat suatu tanda kekuasaan Allah. Dan kebanyakan mereka tidak beriman.
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
وَإِنَّ رَبَّكَ لَهُوَ ٱلۡعَزِيزُ ٱلرَّحِيمُ
Dan sesungguhnya, Tuhan-mu benar-benar Dia-lah Yang Maha Perkasa lagi Maha Penyayang.
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
وَإِذۡ نَادَىٰ رَبُّكَ مُوسَىٰٓ أَنِ ٱئۡتِ ٱلۡقَوۡمَ ٱلظَّٰلِمِينَ
Dan (ingatlah) ketika Tuhan-mu menyeru Musa (dengan firman-Nya), "Datangilah kaum yang zalim itu,
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
قَوۡمَ فِرۡعَوۡنَۚ أَلَا يَتَّقُونَ
(yaitu) kaum Firʻawn . Mengapa mereka tidak bertakwa?"
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
قَالَ رَبِّ إِنِّيٓ أَخَافُ أَن يُكَذِّبُونِ
Berkata Musa, "Ya Tuhan-ku, sesungguhnya aku takut bahwa mereka akan mendustakan aku.
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
وَيَضِيقُ صَدۡرِي وَلَا يَنطَلِقُ لِسَانِي فَأَرۡسِلۡ إِلَىٰ هَٰرُونَ
Dan (karenanya), sempitlah dadaku dan tidak lancar lidahku, maka utuslah (Jibril) kepada Hārūn [1077].
[1077]. Maksudnya agar Hārūn itu diangkat menjadi rasul untuk membantunya.
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
وَلَهُمۡ عَلَيَّ ذَنۢبٞ فَأَخَافُ أَن يَقۡتُلُونِ
Dan aku berdosa terhadap mereka [1078], maka aku takut mereka akan membunuhku".
[1078]. Musa ‘Alaihissalām mengatakan dia berdosa terhadap orang-orang Mesir adalah menurut anggapan orang­orang Mesir itu. Sebenarnya, Musa ‘Alaihissalām tidak berdosa sebab dia membunuh orang Mesir itu tidak dengan sengaja. Selanjutnya, lihat Surah (28) Al-Qaṣaṣ ayat 15.
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
قَالَ كَلَّاۖ فَٱذۡهَبَا بِـَٔايَٰتِنَآۖ إِنَّا مَعَكُم مُّسۡتَمِعُونَ
Allah berfirman, "Jangan takut (mereka tidak akan dapat membunuhmu), maka pergilah kamu berdua dengan membawa ayat-ayat Kami (mukjizat-mukjizat); sesungguhnya Kami bersamamu mendengarkan (apa-apa yang mereka katakan),
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
فَأۡتِيَا فِرۡعَوۡنَ فَقُولَآ إِنَّا رَسُولُ رَبِّ ٱلۡعَٰلَمِينَ
Maka datanglah kamu berdua kepada Firʻawn dan katakanlah olehmu, "Sesungguhnya Kami adalah rasul Tuhan semesta alam,
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
أَنۡ أَرۡسِلۡ مَعَنَا بَنِيٓ إِسۡرَٰٓءِيلَ
lepaskanlah Bani Isrā`īl (pergi) beserta kami".
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
قَالَ أَلَمۡ نُرَبِّكَ فِينَا وَلِيدٗا وَلَبِثۡتَ فِينَا مِنۡ عُمُرِكَ سِنِينَ
Firʻawn menjawab, "Bukankah kami telah mengasuhmu di antara (keluarga) kami waktu kamu masih kanak-kanak dan kamu tinggal bersama kami beberapa tahun dari umurmu [1079].
[1079]. Nabi Musa ‘Alaihissalām tinggal bersama Firʻawn kurang lebih 18 tahun sejak kecil.
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
وَفَعَلۡتَ فَعۡلَتَكَ ٱلَّتِي فَعَلۡتَ وَأَنتَ مِنَ ٱلۡكَٰفِرِينَ
dan kamu telah berbuat suatu perbuatan yang telah kamu lakukan itu [1080] dan kamu termasuk golongan orang-orang yang tidak membalas guna.
[1080]. Maksudnya ialah perbuatan Nabi Musa ‘Alaihissalām membunuh orang Qibṭi. Selanjutnya, lihat Surah (28) Al-Qaṣaṣ ayat 15.
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
قَالَ فَعَلۡتُهَآ إِذٗا وَأَنَا۠ مِنَ ٱلضَّآلِّينَ
Berkata Musa, "Aku telah melakukannya, sedang aku pada waktu itu termasuk orang-orang yang khilaf.
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
فَفَرَرۡتُ مِنكُمۡ لَمَّا خِفۡتُكُمۡ فَوَهَبَ لِي رَبِّي حُكۡمٗا وَجَعَلَنِي مِنَ ٱلۡمُرۡسَلِينَ
Lalu aku lari meninggalkan kamu ketika aku takut kepadamu, kemudian Tuhan-ku memberikan kepadaku ilmu serta Dia menjadikanku salah seorang di antara rasul-rasul.
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
وَتِلۡكَ نِعۡمَةٞ تَمُنُّهَا عَلَيَّ أَنۡ عَبَّدتَّ بَنِيٓ إِسۡرَٰٓءِيلَ
Budi yang kamu limpahkan kepadaku itu adalah (disebabkan) kamu telah memperbudak Bani Isrā`īl".
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
قَالَ فِرۡعَوۡنُ وَمَا رَبُّ ٱلۡعَٰلَمِينَ
Firʻawn bertanya, "Siapa Tuhan semesta alam itu?"
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
قَالَ رَبُّ ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَٱلۡأَرۡضِ وَمَا بَيۡنَهُمَآۖ إِن كُنتُم مُّوقِنِينَ
Musa menjawab, "Tuhan Pencipta langit dan bumi dan apa-apa yang di antara keduanya (Itulah Tuhan-mu), jika kamu sekalian (orang-orang) mempercayai-Nya".
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
قَالَ لِمَنۡ حَوۡلَهُۥٓ أَلَا تَسۡتَمِعُونَ
Berkata Firʻawn kepada orang-orang sekelilingnya, "Apakah kamu tidak mendengarkan?"
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
قَالَ رَبُّكُمۡ وَرَبُّ ءَابَآئِكُمُ ٱلۡأَوَّلِينَ
Musa berkata (pula), "Tuhan kamu dan Tuhan nenek-nenek moyang kamu yang dahulu".
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
قَالَ إِنَّ رَسُولَكُمُ ٱلَّذِيٓ أُرۡسِلَ إِلَيۡكُمۡ لَمَجۡنُونٞ
Firʻawn berkata, "Sesungguhnya rasulmu yang diutus kepada kamu sekalian benar-benar orang gila".
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
قَالَ رَبُّ ٱلۡمَشۡرِقِ وَٱلۡمَغۡرِبِ وَمَا بَيۡنَهُمَآۖ إِن كُنتُمۡ تَعۡقِلُونَ
Musa berkata, "Tuhan yang menguasai timur dan barat dan apa yang ada di antara keduanya; (Itulah Tuhan-mu) jika kamu mempergunakan akal".
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
قَالَ لَئِنِ ٱتَّخَذۡتَ إِلَٰهًا غَيۡرِي لَأَجۡعَلَنَّكَ مِنَ ٱلۡمَسۡجُونِينَ
Firʻawn berkata, "Sungguh jika kamu menyembah Tuhan selain aku, benar-benar aku akan menjadikan kamu salah seorang yang dipenjarakan".
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
قَالَ أَوَلَوۡ جِئۡتُكَ بِشَيۡءٖ مُّبِينٖ
Musa berkata, "Dan apakah (kamu akan melakukan itu) kendatipun aku tunjukkan kepadamu sesuatu (keterangan) yang nyata?"
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
قَالَ فَأۡتِ بِهِۦٓ إِن كُنتَ مِنَ ٱلصَّٰدِقِينَ
Firʻawn berkata, "Datangkanlah sesuatu (keterangan) yang nyata itu, jika kamu adalah termasuk orang-orang yang benar".
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
فَأَلۡقَىٰ عَصَاهُ فَإِذَا هِيَ ثُعۡبَانٞ مُّبِينٞ
Maka Musa melemparkan tongkatnya, lalu tiba-tiba tongkat itu (menjadi) ular yang nyata.
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
وَنَزَعَ يَدَهُۥ فَإِذَا هِيَ بَيۡضَآءُ لِلنَّٰظِرِينَ
Dan ia menarik tangannya (dari dalam bajunya), maka tiba-tiba tangan itu jadi putih (bersinar) bagi orang-orang yang melihatnya.
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
قَالَ لِلۡمَلَإِ حَوۡلَهُۥٓ إِنَّ هَٰذَا لَسَٰحِرٌ عَلِيمٞ
Firʻawn berkata kepada pembesar-pembesar yang berada sekelilingnya, "Sesungguhnya Musa ini benar-benar seorang ahli sihir yang pandai,
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
يُرِيدُ أَن يُخۡرِجَكُم مِّنۡ أَرۡضِكُم بِسِحۡرِهِۦ فَمَاذَا تَأۡمُرُونَ
ia hendak mengusir kamu dari negerimu sendiri dengan sihirnya; maka karena itu apakah yang kamu anjurkan?"
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
قَالُوٓاْ أَرۡجِهۡ وَأَخَاهُ وَٱبۡعَثۡ فِي ٱلۡمَدَآئِنِ حَٰشِرِينَ
Mereka menjawab, "Tundalah (urusan) dia dan saudaranya dan kirimkanlah ke seluruh negeri orang-orang yang akan mengumpulkan (ahli sihir),
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
يَأۡتُوكَ بِكُلِّ سَحَّارٍ عَلِيمٖ
niscaya mereka akan mendatangkan semua ahli sihir yang pandai kepadamu".
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
فَجُمِعَ ٱلسَّحَرَةُ لِمِيقَٰتِ يَوۡمٖ مَّعۡلُومٖ
Lalu, dikumpulkanlah ahli-ahli sihir pada waktu yang ditetapkan pada hari yang maklum [1081],
[1081]. Yaitu pada waktu pagi pada hari yang dirayakan.
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
وَقِيلَ لِلنَّاسِ هَلۡ أَنتُم مُّجۡتَمِعُونَ
dan dikatakan kepada orang banyak, "Berkumpullah kamu sekalian,
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
لَعَلَّنَا نَتَّبِعُ ٱلسَّحَرَةَ إِن كَانُواْ هُمُ ٱلۡغَٰلِبِينَ
semoga kita mengikuti ahli-ahli sihir jika mereka adalah orang-orang yang menang [1082]"
[1082]. Maksudnya ialah bahwa mereka mengharapkan benar-benar ahli sihir itulah yang akan menang.
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
فَلَمَّا جَآءَ ٱلسَّحَرَةُ قَالُواْ لِفِرۡعَوۡنَ أَئِنَّ لَنَا لَأَجۡرًا إِن كُنَّا نَحۡنُ ٱلۡغَٰلِبِينَ
Maka tatkala ahli-ahli sihir datang, mereka pun bertanya kepada Firʻawn , "Apakah kami sungguh-sungguh mendapat upah yang besar jika kami adalah orang-orang yang menang?"
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
قَالَ نَعَمۡ وَإِنَّكُمۡ إِذٗا لَّمِنَ ٱلۡمُقَرَّبِينَ
Firʻawn menjawab, "Ya, kalau demikian, sesungguhnya kamu sekalian benar-benar akan menjadi orang yang didekatkan (kepadaku)".
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
قَالَ لَهُم مُّوسَىٰٓ أَلۡقُواْ مَآ أَنتُم مُّلۡقُونَ
Berkatalah Musa kepada mereka, "Lemparkanlah apa yang hendak kamu lemparkan".
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
فَأَلۡقَوۡاْ حِبَالَهُمۡ وَعِصِيَّهُمۡ وَقَالُواْ بِعِزَّةِ فِرۡعَوۡنَ إِنَّا لَنَحۡنُ ٱلۡغَٰلِبُونَ
Lalu mereka melemparkan tali-temali dan tongkat-tongkat mereka dan berkata, "Demi kekuasaan Firʻawn , sesungguhnya kami benar-benar akan menang".
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
فَأَلۡقَىٰ مُوسَىٰ عَصَاهُ فَإِذَا هِيَ تَلۡقَفُ مَا يَأۡفِكُونَ
Kemudian, Musa melemparkan tongkatnya, maka tiba-tiba ia menelan benda-benda palsu yang mereka ada-adakan itu [1083].
[1083]. Maksudnya, tali-temali dan tongkat-tongkat yang dilemparkan ahli sihir itu yang terbayang seolah-olah menjadi ular. Semuanya ditelan oleh tongkat Musa ‘Alaihissalām yang benar-benar menjadi ular.
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
فَأُلۡقِيَ ٱلسَّحَرَةُ سَٰجِدِينَ
Maka tersungkurlah ahli-ahli sihir sambil bersujud (kepada Allah).
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
قَالُوٓاْ ءَامَنَّا بِرَبِّ ٱلۡعَٰلَمِينَ
mereka berkata, "Kami beriman kepada Tuhan semesta alam,
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
رَبِّ مُوسَىٰ وَهَٰرُونَ
(yaitu) Tuhan Musa dan Hārūn".
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
قَالَ ءَامَنتُمۡ لَهُۥ قَبۡلَ أَنۡ ءَاذَنَ لَكُمۡۖ إِنَّهُۥ لَكَبِيرُكُمُ ٱلَّذِي عَلَّمَكُمُ ٱلسِّحۡرَ فَلَسَوۡفَ تَعۡلَمُونَۚ لَأُقَطِّعَنَّ أَيۡدِيَكُمۡ وَأَرۡجُلَكُم مِّنۡ خِلَٰفٖ وَلَأُصَلِّبَنَّكُمۡ أَجۡمَعِينَ
Firʻawn berkata, "Apakah kamu sekalian beriman kepada Musa sebelum aku memberi izin kepadamu? Sesungguhnya dia benar-benar pemimpinmu yang mengajarkan sihir kepadamu, maka kamu nanti pasti benar-benar akan mengetahui (akibat perbuatanmu); sesungguhnya aku akan memotong tanganmu dan kakimu dengan bersilangan [1084] dan aku akan menyalibmu semuanya".
[1084]. Maksudnya, memotong tangan kanan dan kaki kiri atau sebaliknya.
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
قَالُواْ لَا ضَيۡرَۖ إِنَّآ إِلَىٰ رَبِّنَا مُنقَلِبُونَ
Mereka berkata, "Tidak ada kemudaratan (bagi kami); sesungguhnya kami akan kembali kepada Tuhan kami,
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
إِنَّا نَطۡمَعُ أَن يَغۡفِرَ لَنَا رَبُّنَا خَطَٰيَٰنَآ أَن كُنَّآ أَوَّلَ ٱلۡمُؤۡمِنِينَ
sesungguhnya kami amat menginginkan bahwa Tuhan kami akan mengampuni kesalahan kami karena kami adalah orang-orang yang pertama-tama beriman".
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
۞ وَأَوۡحَيۡنَآ إِلَىٰ مُوسَىٰٓ أَنۡ أَسۡرِ بِعِبَادِيٓ إِنَّكُم مُّتَّبَعُونَ
Dan Kami wahyukan (perintahkan) kepada Musa, "Pergilah pada malam hari dengan membawa hamba-hamba-Ku (Bani Isrā`īl) karena sesungguhnya kamu sekalian akan disusuli".
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
فَأَرۡسَلَ فِرۡعَوۡنُ فِي ٱلۡمَدَآئِنِ حَٰشِرِينَ
Kemudian, Firʻawn mengirimkan orang yang mengumpulkan (tentaranya) ke kota-kota.
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
إِنَّ هَٰٓؤُلَآءِ لَشِرۡذِمَةٞ قَلِيلُونَ
(Firʻawn berkata), "Sesungguhnya mereka (Bani Isrā`īl) benar-benar golongan kecil,
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
وَإِنَّهُمۡ لَنَا لَغَآئِظُونَ
dan sesungguhnya mereka membuat hal-hal yang menimbulkan amarah kita,
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
وَإِنَّا لَجَمِيعٌ حَٰذِرُونَ
dan sesungguhnya kita benar-benar golongan yang selalu berjaga-jaga".
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
فَأَخۡرَجۡنَٰهُم مِّن جَنَّٰتٖ وَعُيُونٖ
Maka, Kami keluarkan Firʻawn dan kaumnya dari taman-taman dan mata air,
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
وَكُنُوزٖ وَمَقَامٖ كَرِيمٖ
dan (dari) perbendaharaan dan kedudukan yang mulia [1085],
[1085]. Dengan pengejaran Firʻawn dan kaumnya untuk menyusul Musa ‘Alaihissalām dan Bani Isrā`īl, mereka telah ke luar dari negeri mereka dengan meninggalkan kerajaan, kebesaran, kemewahan, dan sebagainya.
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
كَذَٰلِكَۖ وَأَوۡرَثۡنَٰهَا بَنِيٓ إِسۡرَٰٓءِيلَ
demikianlah halnya dan Kami anugerahkan semuanya (itu) kepada Bani Isrā`īl [1086].
[1086]. Maksudnya Allah Subḥānahu wa Ta‘ālā akan memberikan kepada Bani Isrā`īl kerajaan yang kuat, kerasulan, dan sebagainya di negeri yang telah dijanjikan (Palestina).
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
فَأَتۡبَعُوهُم مُّشۡرِقِينَ
Maka Firʻawn dan bala tentaranya dapat menyusuli mereka pada waktu matahari terbit.
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
فَلَمَّا تَرَٰٓءَا ٱلۡجَمۡعَانِ قَالَ أَصۡحَٰبُ مُوسَىٰٓ إِنَّا لَمُدۡرَكُونَ
Maka setelah kedua golongan itu saling melihat, berkatalah pengikut-pengikut Musa, "Sesungguhnya kita benar-benar akan tersusul".
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
قَالَ كَلَّآۖ إِنَّ مَعِيَ رَبِّي سَيَهۡدِينِ
Musa menjawab, "Sekali-kali tidak akan tersusul; sesungguhnya Tuhan-ku besertaku, kelak Dia akan memberi petunjuk kepadaku".
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
فَأَوۡحَيۡنَآ إِلَىٰ مُوسَىٰٓ أَنِ ٱضۡرِب بِّعَصَاكَ ٱلۡبَحۡرَۖ فَٱنفَلَقَ فَكَانَ كُلُّ فِرۡقٖ كَٱلطَّوۡدِ ٱلۡعَظِيمِ
Lalu, Kami wahyukan kepada Musa, "Pukullah lautan itu dengan tongkatmu". Maka terbelahlah lautan itu dan tiap-tiap belahan adalah seperti gunung yang besar.
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
وَأَزۡلَفۡنَا ثَمَّ ٱلۡأٓخَرِينَ
Dan di sanalah Kami dekatkan golongan yang lain [1087].
[1087]. Maksud Golongan yang lain ialah Firʻawn dan kaumnya. Maksud ayat ialah di bagian yang terbelah itu Allah Subḥānahu wa Ta‘ālā memperdekatkan antara Firʻawn dan kaumnya dengan Musa ‘Alaihissalām dan Bani Isrā`īl.
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
وَأَنجَيۡنَا مُوسَىٰ وَمَن مَّعَهُۥٓ أَجۡمَعِينَ
Dan Kami selamatkan Musa dan orang-orang yang besertanya semuanya.
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
ثُمَّ أَغۡرَقۡنَا ٱلۡأٓخَرِينَ
Dan Kami tenggelamkan golongan yang lain itu.
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
إِنَّ فِي ذَٰلِكَ لَأٓيَةٗۖ وَمَا كَانَ أَكۡثَرُهُم مُّؤۡمِنِينَ
Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar merupakan suatu tanda yang besar (mukjizat) dan tetapi adalah kebanyakan mereka tidak beriman.
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
وَإِنَّ رَبَّكَ لَهُوَ ٱلۡعَزِيزُ ٱلرَّحِيمُ
Dan sesungguhnya Tuhan-mu benar-benar Dia-lah Yang Maha Perkasa lagi Maha Penyayang.
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
وَٱتۡلُ عَلَيۡهِمۡ نَبَأَ إِبۡرَٰهِيمَ
Dan bacakanlah kepada mereka kisah Ibrāhīm.
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
إِذۡ قَالَ لِأَبِيهِ وَقَوۡمِهِۦ مَا تَعۡبُدُونَ
Ketika ia berkata kepada bapaknya dan kaumnya, "Apakah yang kamu sembah?"
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
قَالُواْ نَعۡبُدُ أَصۡنَامٗا فَنَظَلُّ لَهَا عَٰكِفِينَ
Mereka menjawab, "Kami menyembah berhala-berhala dan kami senantiasa tekun menyembahnya".
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
قَالَ هَلۡ يَسۡمَعُونَكُمۡ إِذۡ تَدۡعُونَ
Berkata Ibrāhīm, "Apakah berhala-berhala itu mendengar (doa)mu sewaktu kamu berdoa (kepadanya)?,
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
أَوۡ يَنفَعُونَكُمۡ أَوۡ يَضُرُّونَ
atau (dapatkah) mereka memberi manfaat kepadamu atau memberi mudarat?"
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
قَالُواْ بَلۡ وَجَدۡنَآ ءَابَآءَنَا كَذَٰلِكَ يَفۡعَلُونَ
Mereka menjawab, "(Bukan karena itu) sebenarnya kami mendapati nenek moyang kami berbuat demikian".
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
قَالَ أَفَرَءَيۡتُم مَّا كُنتُمۡ تَعۡبُدُونَ
Ibrāhīm berkata, "Maka apakah kamu telah memperhatikan apa yang selalu kamu sembah,
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
أَنتُمۡ وَءَابَآؤُكُمُ ٱلۡأَقۡدَمُونَ
kamu dan nenek moyang kamu yang dahulu?,
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
فَإِنَّهُمۡ عَدُوّٞ لِّيٓ إِلَّا رَبَّ ٱلۡعَٰلَمِينَ
karena sesungguhnya apa yang kamu sembah itu adalah musuhku, kecuali Tuhan Semesta Alam,
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
ٱلَّذِي خَلَقَنِي فَهُوَ يَهۡدِينِ
(yaitu Tuhan) Yang telah menciptakan aku, maka Dia-lah yang menunjuki aku,
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
وَٱلَّذِي هُوَ يُطۡعِمُنِي وَيَسۡقِينِ
dan Tuhanku, Yang Dia memberi makan dan minum kepadaku,
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
وَإِذَا مَرِضۡتُ فَهُوَ يَشۡفِينِ
dan apabila aku sakit, Dia-lah Yang menyembuhkan aku,
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
وَٱلَّذِي يُمِيتُنِي ثُمَّ يُحۡيِينِ
dan Yang akan mematikan aku, kemudian akan menghidupkan aku (kembali),
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
وَٱلَّذِيٓ أَطۡمَعُ أَن يَغۡفِرَ لِي خَطِيٓـَٔتِي يَوۡمَ ٱلدِّينِ
dan Yang amat kuinginkan akan mengampuni kesalahanku pada hari kiamat".
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
رَبِّ هَبۡ لِي حُكۡمٗا وَأَلۡحِقۡنِي بِٱلصَّٰلِحِينَ
(Ibrāhīm berdoa), "Ya Tuhan-ku, berikanlah kepadaku hikmah dan masukkanlah aku ke dalam golongan orang-orang yang saleh,
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
وَٱجۡعَل لِّي لِسَانَ صِدۡقٖ فِي ٱلۡأٓخِرِينَ
dan jadikanlah aku buah tutur yang baik bagi orang-orang (yang datang) kemudian,
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
وَٱجۡعَلۡنِي مِن وَرَثَةِ جَنَّةِ ٱلنَّعِيمِ
dan jadikanlah aku termasuk orang-orang yang mempusakai surga yang penuh kenikmatan,
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
وَٱغۡفِرۡ لِأَبِيٓ إِنَّهُۥ كَانَ مِنَ ٱلضَّآلِّينَ
dan ampunilah bapakku karena sesungguhnya ia adalah termasuk golongan orang-orang yang sesat,
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
وَلَا تُخۡزِنِي يَوۡمَ يُبۡعَثُونَ
dan janganlah Engkau hinakan aku pada hari mereka dibangkitkan,
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
يَوۡمَ لَا يَنفَعُ مَالٞ وَلَا بَنُونَ
(yaitu) pada hari harta dan anak-anak laki-laki tidak berguna,
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
إِلَّا مَنۡ أَتَى ٱللَّهَ بِقَلۡبٖ سَلِيمٖ
kecuali orang-orang yang menghadap Allah dengan hati yang bersih,
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
وَأُزۡلِفَتِ ٱلۡجَنَّةُ لِلۡمُتَّقِينَ
dan (pada hari itu) didekatkanlah surga kepada orang-orang yang bertakwa,
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
وَبُرِّزَتِ ٱلۡجَحِيمُ لِلۡغَاوِينَ
dan diperlihatkan dengan jelas neraka Jahim kepada orang-orang yang sesat",
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
وَقِيلَ لَهُمۡ أَيۡنَ مَا كُنتُمۡ تَعۡبُدُونَ
dan dikatakan kepada mereka, "Di manakah berhala-berhala yang dahulu kamu selalu menyembah(nya)
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
مِن دُونِ ٱللَّهِ هَلۡ يَنصُرُونَكُمۡ أَوۡ يَنتَصِرُونَ
selain dari Allah? Dapatkah mereka menolong kamu atau menolong diri mereka sendiri?"
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
فَكُبۡكِبُواْ فِيهَا هُمۡ وَٱلۡغَاوُۥنَ
Maka mereka (sembahan-sembahan itu) dijungkirkan ke dalam neraka bersama-sama orang-orang yang sesat,
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
وَجُنُودُ إِبۡلِيسَ أَجۡمَعُونَ
dan bala tentara iblis semuanya.
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
قَالُواْ وَهُمۡ فِيهَا يَخۡتَصِمُونَ
Mereka berkata, sedang mereka bertengkar di dalam neraka,
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
تَٱللَّهِ إِن كُنَّا لَفِي ضَلَٰلٖ مُّبِينٍ
"demi Allah, sungguh kita dahulu (di dunia) dalam kesesatan yang nyata,
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
إِذۡ نُسَوِّيكُم بِرَبِّ ٱلۡعَٰلَمِينَ
karena kita mempersamakan kamu dengan Tuhan semesta alam".
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
وَمَآ أَضَلَّنَآ إِلَّا ٱلۡمُجۡرِمُونَ
Dan tiadalah yang menyesatkan kami, kecuali orang-orang yang berdosa.
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
فَمَا لَنَا مِن شَٰفِعِينَ
Maka kami tidak mempunyai pemberi syafaat seorang pun,
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
وَلَا صَدِيقٍ حَمِيمٖ
dan tidak pula mempunyai teman yang akrab,
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
فَلَوۡ أَنَّ لَنَا كَرَّةٗ فَنَكُونَ مِنَ ٱلۡمُؤۡمِنِينَ
maka sekiranya kita dapat kembali sekali lagi (ke dunia), niscaya kami menjadi orang-orang yang beriman".
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
إِنَّ فِي ذَٰلِكَ لَأٓيَةٗۖ وَمَا كَانَ أَكۡثَرُهُم مُّؤۡمِنِينَ
Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda (kekuasaan Allah), tetapi kebanyakan mereka tidak beriman.
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
وَإِنَّ رَبَّكَ لَهُوَ ٱلۡعَزِيزُ ٱلرَّحِيمُ
Dan sesungguhnya, Tuhan-mu benar-benar Dia-lah Yang Maha Perkasa lagi Maha Penyayang.
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
كَذَّبَتۡ قَوۡمُ نُوحٍ ٱلۡمُرۡسَلِينَ
Kaum Nūḥ telah mendustakan para rasul.
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
إِذۡ قَالَ لَهُمۡ أَخُوهُمۡ نُوحٌ أَلَا تَتَّقُونَ
Ketika saudara mereka (Nūḥ) berkata kepada mereka, "Mengapa kamu tidak bertakwa?
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
إِنِّي لَكُمۡ رَسُولٌ أَمِينٞ
Sesungguhnya aku adalah seorang rasul kepercayaan (yang diutus) kepadamu,
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
فَٱتَّقُواْ ٱللَّهَ وَأَطِيعُونِ
maka bertakwalah kepada Allah dan taatlah kepadaku.
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
وَمَآ أَسۡـَٔلُكُمۡ عَلَيۡهِ مِنۡ أَجۡرٍۖ إِنۡ أَجۡرِيَ إِلَّا عَلَىٰ رَبِّ ٱلۡعَٰلَمِينَ
Dan aku sekali-kali tidak minta upah kepadamu atas ajakan-ajakan itu; upahku tidak lain hanyalah dari Tuhan semesta alam.
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
فَٱتَّقُواْ ٱللَّهَ وَأَطِيعُونِ
Maka bertakwalah kepada Allah dan taatlah kepadaku".
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
۞ قَالُوٓاْ أَنُؤۡمِنُ لَكَ وَٱتَّبَعَكَ ٱلۡأَرۡذَلُونَ
Mereka berkata, "Apakah kami akan beriman kepadamu, padahal yang mengikuti kamu ialah orang-orang yang hina?"
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
قَالَ وَمَا عِلۡمِي بِمَا كَانُواْ يَعۡمَلُونَ
Nūḥ menjawab, "Bagaimana aku mengetahui apa yang telah mereka kerjakan?
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
إِنۡ حِسَابُهُمۡ إِلَّا عَلَىٰ رَبِّيۖ لَوۡ تَشۡعُرُونَ
Perhitungan (amal perbuatan) mereka tidak lain hanyalah kepada Tuhan-ku, kalau kamu menyadari.
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
وَمَآ أَنَا۠ بِطَارِدِ ٱلۡمُؤۡمِنِينَ
Dan aku sekali-kali tidak akan mengusir orang-orang yang beriman.
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
إِنۡ أَنَا۠ إِلَّا نَذِيرٞ مُّبِينٞ
Aku (ini) tidak lain melainkan pemberi peringatan yang menjelaskan".
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
قَالُواْ لَئِن لَّمۡ تَنتَهِ يَٰنُوحُ لَتَكُونَنَّ مِنَ ٱلۡمَرۡجُومِينَ
Mereka berkata, "Sungguh jika kamu tidak (mau) berhenti hai Nūḥ, niscaya benar-benar kamu akan termasuk orang-orang yang dirajam".
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
قَالَ رَبِّ إِنَّ قَوۡمِي كَذَّبُونِ
Nūḥ berkata, "Ya Tuhan-ku, sesungguhnya kaumku telah mendustakan aku;
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
فَٱفۡتَحۡ بَيۡنِي وَبَيۡنَهُمۡ فَتۡحٗا وَنَجِّنِي وَمَن مَّعِيَ مِنَ ٱلۡمُؤۡمِنِينَ
maka itu adakanlah suatu keputusan antaraku dan antara mereka, dan selamatkanlah aku dan orang-orang yang mukmin besertaku".
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
فَأَنجَيۡنَٰهُ وَمَن مَّعَهُۥ فِي ٱلۡفُلۡكِ ٱلۡمَشۡحُونِ
Maka, Kami selamatkan Nūḥ dan orang-orang yang besertanya di dalam kapal yang penuh muatan.
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
ثُمَّ أَغۡرَقۡنَا بَعۡدُ ٱلۡبَاقِينَ
Kemudian sesudah itu, Kami tenggelamkan orang-orang yang tinggal.
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
إِنَّ فِي ذَٰلِكَ لَأٓيَةٗۖ وَمَا كَانَ أَكۡثَرُهُم مُّؤۡمِنِينَ
Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda (kekuasaan Allah), tetapi kebanyakan mereka tidak beriman.
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
وَإِنَّ رَبَّكَ لَهُوَ ٱلۡعَزِيزُ ٱلرَّحِيمُ
Dan sesungguhnya Tuhan-mu Dia-lah Yang Maha Perkasa lagi Maha Penyayang.
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
كَذَّبَتۡ عَادٌ ٱلۡمُرۡسَلِينَ
Kaum ‘Ād telah mendustakan para rasul.
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
إِذۡ قَالَ لَهُمۡ أَخُوهُمۡ هُودٌ أَلَا تَتَّقُونَ
Ketika saudara mereka Hūd berkata kepada mereka, "Mengapa kamu tidak bertakwa?
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
إِنِّي لَكُمۡ رَسُولٌ أَمِينٞ
Sesungguhnya aku adalah seorang rasul kepercayaan (yang diutus) kepadamu,
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
فَٱتَّقُواْ ٱللَّهَ وَأَطِيعُونِ
maka bertakwalah kepada Allah dan taatlah kepadaku.
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
وَمَآ أَسۡـَٔلُكُمۡ عَلَيۡهِ مِنۡ أَجۡرٍۖ إِنۡ أَجۡرِيَ إِلَّا عَلَىٰ رَبِّ ٱلۡعَٰلَمِينَ
Dan sekali-kali aku tidak minta upah kepadamu atas ajakan itu; upahku tidak lain hanyalah dari Tuhan semesta alam.
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
أَتَبۡنُونَ بِكُلِّ رِيعٍ ءَايَةٗ تَعۡبَثُونَ
Apakah kamu mendirikan pada tiap-tiap tanah tinggi bangunan untuk bermain-main [1088],
[1088]. Maksudnya, untuk bermewah-mewah dan memperlihatkan kekayaan.
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
وَتَتَّخِذُونَ مَصَانِعَ لَعَلَّكُمۡ تَخۡلُدُونَ
dan kamu membuat benteng-benteng dengan maksud supaya kamu kekal (di dunia)?
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
وَإِذَا بَطَشۡتُم بَطَشۡتُمۡ جَبَّارِينَ
Dan apabila kamu menyiksa, maka kamu menyiksa sebagai orang-orang kejam dan bengis.
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
فَٱتَّقُواْ ٱللَّهَ وَأَطِيعُونِ
Maka bertakwalah kepada Allah dan taatlah kepadaku.
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
وَٱتَّقُواْ ٱلَّذِيٓ أَمَدَّكُم بِمَا تَعۡلَمُونَ
Dan bertakwalah kepada Allah yang telah menganugerahkan kepadamu apa yang kamu ketahui.
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
أَمَدَّكُم بِأَنۡعَٰمٖ وَبَنِينَ
Dia telah menganugerahkan kepadamu binatang-binatang ternak dan anak-anak,
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
وَجَنَّٰتٖ وَعُيُونٍ
dan kebun-kebun dan mata air,
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
إِنِّيٓ أَخَافُ عَلَيۡكُمۡ عَذَابَ يَوۡمٍ عَظِيمٖ
sesungguhnya aku takut kamu akan ditimpa azab hari yang besar".
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
قَالُواْ سَوَآءٌ عَلَيۡنَآ أَوَعَظۡتَ أَمۡ لَمۡ تَكُن مِّنَ ٱلۡوَٰعِظِينَ
Mereka menjawab, "Adalah sama saja bagi kami, apakah kamu memberi nasihat atau tidak memberi nasihat,
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
إِنۡ هَٰذَآ إِلَّا خُلُقُ ٱلۡأَوَّلِينَ
(agama kami) ini tidak lain hanyalah adat kebiasaan orang dahulu.
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
وَمَا نَحۡنُ بِمُعَذَّبِينَ
dan kami sekali-kali tidak akan di "azab".
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
فَكَذَّبُوهُ فَأَهۡلَكۡنَٰهُمۡۚ إِنَّ فِي ذَٰلِكَ لَأٓيَةٗۖ وَمَا كَانَ أَكۡثَرُهُم مُّؤۡمِنِينَ
Maka mereka mendustakan Hūd, lalu Kami binasakan mereka. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda (kekuasaan Allah), tetapi kebanyakan mereka tidak beriman.
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
وَإِنَّ رَبَّكَ لَهُوَ ٱلۡعَزِيزُ ٱلرَّحِيمُ
Dan sesungguhnya Tuhan-mu, Dia-lah Yang Maha Perkasa lagi Maha Penyayang.
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
كَذَّبَتۡ ثَمُودُ ٱلۡمُرۡسَلِينَ
Kaum Ṡamūd telah mendustakan rasul-rasul.
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
إِذۡ قَالَ لَهُمۡ أَخُوهُمۡ صَٰلِحٌ أَلَا تَتَّقُونَ
Ketika saudara mereka Ṣālīḥ berkata kepada mereka, "Mengapa kamu tidak bertakwa?
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
إِنِّي لَكُمۡ رَسُولٌ أَمِينٞ
Sesungguhnya aku adalah seorang rasul kepercayaan (yang diutus) kepadamu,
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
فَٱتَّقُواْ ٱللَّهَ وَأَطِيعُونِ
maka bertakwalah kepada Allah dan taatlah kepadaku.
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
وَمَآ أَسۡـَٔلُكُمۡ عَلَيۡهِ مِنۡ أَجۡرٍۖ إِنۡ أَجۡرِيَ إِلَّا عَلَىٰ رَبِّ ٱلۡعَٰلَمِينَ
Dan aku sekali-kali tidak minta upah kepadamu atas ajakan itu; upahku tidak lain hanyalah dari Tuhan semesta alam.
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
أَتُتۡرَكُونَ فِي مَا هَٰهُنَآ ءَامِنِينَ
Adakah kamu akan dibiarkan tinggal di sini (di negeri kamu ini) dengan aman,
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
فِي جَنَّٰتٖ وَعُيُونٖ
di dalam kebun-kebun serta mata air,
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
وَزُرُوعٖ وَنَخۡلٖ طَلۡعُهَا هَضِيمٞ
dan tanam-tanaman dan pohon-pohon kurma yang mayangnya lembut.
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
وَتَنۡحِتُونَ مِنَ ٱلۡجِبَالِ بُيُوتٗا فَٰرِهِينَ
Dan kamu pahat sebagian dari gunung-gunung untuk dijadikan rumah-rumah dengan rajin;
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
فَٱتَّقُواْ ٱللَّهَ وَأَطِيعُونِ
maka bertakwalah kepada Allah dan taatlah kepadaku;
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
وَلَا تُطِيعُوٓاْ أَمۡرَ ٱلۡمُسۡرِفِينَ
dan janganlah kamu menaati perintah orang-orang yang melewati batas,
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
ٱلَّذِينَ يُفۡسِدُونَ فِي ٱلۡأَرۡضِ وَلَا يُصۡلِحُونَ
yang membuat kerusakan di muka bumi dan tidak mengadakan perbaikan".
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
قَالُوٓاْ إِنَّمَآ أَنتَ مِنَ ٱلۡمُسَحَّرِينَ
Mereka berkata, "Sesungguhnya kamu adalah salah seorang dari orang-orang yang kena sihir;
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
مَآ أَنتَ إِلَّا بَشَرٞ مِّثۡلُنَا فَأۡتِ بِـَٔايَةٍ إِن كُنتَ مِنَ ٱلصَّٰدِقِينَ
Kamu tidak lain melainkan seorang manusia seperti kami, maka datangkanlah sesuatu mukjizat, jika kamu memang termasuk orang-orang yang benar".
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
قَالَ هَٰذِهِۦ نَاقَةٞ لَّهَا شِرۡبٞ وَلَكُمۡ شِرۡبُ يَوۡمٖ مَّعۡلُومٖ
Ṣālīḥ menjawab, "Ini seekor unta betina, ia mempunyai giliran untuk mendapatkan air dan kamu mempunyai giliran pula untuk mendapatkan air pada hari yang tertentu.
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
وَلَا تَمَسُّوهَا بِسُوٓءٖ فَيَأۡخُذَكُمۡ عَذَابُ يَوۡمٍ عَظِيمٖ
Dan janganlah kamu sentuh unta betina itu dengan sesuatu kejahatan yang menyebabkan kamu akan ditimpa oleh azab hari yang besar".
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
فَعَقَرُوهَا فَأَصۡبَحُواْ نَٰدِمِينَ
Kemudian, mereka membunuhnya, lalu mereka menjadi menyesal,
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
فَأَخَذَهُمُ ٱلۡعَذَابُۚ إِنَّ فِي ذَٰلِكَ لَأٓيَةٗۖ وَمَا كَانَ أَكۡثَرُهُم مُّؤۡمِنِينَ
maka mereka ditimpa azab. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat bukti yang nyata. Dan adalah kebanyakan mereka tidak beriman.
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
وَإِنَّ رَبَّكَ لَهُوَ ٱلۡعَزِيزُ ٱلرَّحِيمُ
Dan sesungguhnya Tuhan-mu benar-benar Dia-lah Yang Maha Perkasa lagi Maha Penyayang.
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
كَذَّبَتۡ قَوۡمُ لُوطٍ ٱلۡمُرۡسَلِينَ
Kaum Lūṭ telah mendustakan rasul-rasul,
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
إِذۡ قَالَ لَهُمۡ أَخُوهُمۡ لُوطٌ أَلَا تَتَّقُونَ
ketika saudara mereka Lūṭ berkata kepada mereka, "Mengapa kamu tidak bertakwa?"
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
إِنِّي لَكُمۡ رَسُولٌ أَمِينٞ
Sesungguhnya aku adalah seorang rasul kepercayaan (yang diutus) kepadamu,
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
فَٱتَّقُواْ ٱللَّهَ وَأَطِيعُونِ
maka bertakwalah kepada Allah dan taatlah kepadaku.
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
وَمَآ أَسۡـَٔلُكُمۡ عَلَيۡهِ مِنۡ أَجۡرٍۖ إِنۡ أَجۡرِيَ إِلَّا عَلَىٰ رَبِّ ٱلۡعَٰلَمِينَ
Dan aku sekali-kali tidak minta upah kepadamu atas ajakan itu; upahku tidak lain hanyalah dari Tuhan semeta alam.
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
أَتَأۡتُونَ ٱلذُّكۡرَانَ مِنَ ٱلۡعَٰلَمِينَ
Mengapa kamu mendatangi jenis lelaki di antara manusia,
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
وَتَذَرُونَ مَا خَلَقَ لَكُمۡ رَبُّكُم مِّنۡ أَزۡوَٰجِكُمۚ بَلۡ أَنتُمۡ قَوۡمٌ عَادُونَ
dan kamu tinggalkan istri-istri yang dijadikan oleh Tuhan-mu untukmu, bahkan kamu adalah orang-orang yang melampaui batas".
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
قَالُواْ لَئِن لَّمۡ تَنتَهِ يَٰلُوطُ لَتَكُونَنَّ مِنَ ٱلۡمُخۡرَجِينَ
Mereka menjawab, "Hai Lūṭ, sesungguhnya jika kamu tidak berhenti, benar-benar kamu termasuk orang-orang yang diusir"
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
قَالَ إِنِّي لِعَمَلِكُم مِّنَ ٱلۡقَالِينَ
Lūṭ berkata, "Sesungguhnya aku sangat benci kepada perbuatanmu".
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
رَبِّ نَجِّنِي وَأَهۡلِي مِمَّا يَعۡمَلُونَ
(Lūṭ berdoa), "Ya Tuhan-ku, selamatkanlah aku beserta keluargaku dari (akibat) perbuatan yang mereka kerjakan".
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
فَنَجَّيۡنَٰهُ وَأَهۡلَهُۥٓ أَجۡمَعِينَ
Lalu, Kami selamatkan ia beserta keluarganya semua,
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
إِلَّا عَجُوزٗا فِي ٱلۡغَٰبِرِينَ
kecuali seorang perempuan tua (istrinya) yang termasuk dalam golongan yang tinggal.
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
ثُمَّ دَمَّرۡنَا ٱلۡأٓخَرِينَ
Kemudian, Kami binasakan yang lain.
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
وَأَمۡطَرۡنَا عَلَيۡهِم مَّطَرٗاۖ فَسَآءَ مَطَرُ ٱلۡمُنذَرِينَ
Dan Kami hujani mereka dengan hujan (batu), maka amat jeleklah hujan yang menimpa orang-orang yang telah diberi peringatan itu.
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
إِنَّ فِي ذَٰلِكَ لَأٓيَةٗۖ وَمَا كَانَ أَكۡثَرُهُم مُّؤۡمِنِينَ
Sesunguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat bukti-bukti yang nyata. Dan adalah kebanyakan mereka tidak beriman.
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
وَإِنَّ رَبَّكَ لَهُوَ ٱلۡعَزِيزُ ٱلرَّحِيمُ
Dan sesungguhnya Tuhan-mu, benar-benar Dia-lah Yang Maha Perkasa lagi Maha Penyayang.
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
كَذَّبَ أَصۡحَٰبُ لۡـَٔيۡكَةِ ٱلۡمُرۡسَلِينَ
Penduduk Aikah [1089] telah mendustakan rasul-rasul;
[1089]. Maksud "Penduduk Aikah" ialah penduduk Madyan, yaitu kaum Nabi Syuʻayb ‘Alaihissalām.
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
إِذۡ قَالَ لَهُمۡ شُعَيۡبٌ أَلَا تَتَّقُونَ
ketika Syuʻayb berkata kepada mereka, "Mengapa kamu tidak bertakwa?
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
إِنِّي لَكُمۡ رَسُولٌ أَمِينٞ
Sesungguhnya aku adalah seorang rasul kepercayaan (yang diutus) kepadamu,
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
فَٱتَّقُواْ ٱللَّهَ وَأَطِيعُونِ
maka bertakwalah kepada Allah dan taatlah kepadaku;
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
وَمَآ أَسۡـَٔلُكُمۡ عَلَيۡهِ مِنۡ أَجۡرٍۖ إِنۡ أَجۡرِيَ إِلَّا عَلَىٰ رَبِّ ٱلۡعَٰلَمِينَ
dan aku sekali-kali tidak minta upah kepadamu atas ajakan itu; upahku tidak lain hanyalah dari Tuhan semesta alam.
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
۞ أَوۡفُواْ ٱلۡكَيۡلَ وَلَا تَكُونُواْ مِنَ ٱلۡمُخۡسِرِينَ
Sempurnakanlah takaran dan janganlah kamu termasuk orang-orang yang merugikan
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
وَزِنُواْ بِٱلۡقِسۡطَاسِ ٱلۡمُسۡتَقِيمِ
dan timbanglah dengan timbangan yang lurus.
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
وَلَا تَبۡخَسُواْ ٱلنَّاسَ أَشۡيَآءَهُمۡ وَلَا تَعۡثَوۡاْ فِي ٱلۡأَرۡضِ مُفۡسِدِينَ
Dan janganlah kamu merugikan manusia pada hak-haknya dan janganlah kamu merajalela di muka bumi dengan membuat kerusakan
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
وَٱتَّقُواْ ٱلَّذِي خَلَقَكُمۡ وَٱلۡجِبِلَّةَ ٱلۡأَوَّلِينَ
dan bertakwalah kepada Allah yang telah menciptakan kamu dan umat-umat yang dahulu".
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
قَالُوٓاْ إِنَّمَآ أَنتَ مِنَ ٱلۡمُسَحَّرِينَ
Mereka berkata, "Sesungguhnya kamu adalah salah seorang dari orang-orang yang kena sihir,
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
وَمَآ أَنتَ إِلَّا بَشَرٞ مِّثۡلُنَا وَإِن نَّظُنُّكَ لَمِنَ ٱلۡكَٰذِبِينَ
dan kamu tidak lain melainkan seorang manusia seperti kami dan sesungguhnya kami yakin bahwa kamu benar-benar termasuk orang-orang yang berdusta.
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
فَأَسۡقِطۡ عَلَيۡنَا كِسَفٗا مِّنَ ٱلسَّمَآءِ إِن كُنتَ مِنَ ٱلصَّٰدِقِينَ
Maka jatuhkanlah atas kami gumpalan dari langit, jika kamu termasuk orang-orang yang benar.
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
قَالَ رَبِّيٓ أَعۡلَمُ بِمَا تَعۡمَلُونَ
Syuʻayb berkata, "Tuhan-ku lebih mengetahui apa yang kamu kerjakan".
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
فَكَذَّبُوهُ فَأَخَذَهُمۡ عَذَابُ يَوۡمِ ٱلظُّلَّةِۚ إِنَّهُۥ كَانَ عَذَابَ يَوۡمٍ عَظِيمٍ
Kemudian, mereka mendustakan Syuʻayb, lalu mereka ditimpa azab pada hari mereka dinaungi awan. Sesungguhnya azab itu adalah azab hari yang besar.
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
إِنَّ فِي ذَٰلِكَ لَأٓيَةٗۖ وَمَا كَانَ أَكۡثَرُهُم مُّؤۡمِنِينَ
Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda (kekuasaan Allah), tetapi kebanyakan mereka tidak beriman.
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
وَإِنَّ رَبَّكَ لَهُوَ ٱلۡعَزِيزُ ٱلرَّحِيمُ
Dan sesungguhnya Tuhan-mu benar-benar Dia-lah Yang Maha Perkasa lagi Maha Penyayang.
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
وَإِنَّهُۥ لَتَنزِيلُ رَبِّ ٱلۡعَٰلَمِينَ
Dan sesungguhnya Al-Qur`ān ini benar-benar diturunkan oleh Tuhan semesta alam,
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
نَزَلَ بِهِ ٱلرُّوحُ ٱلۡأَمِينُ
dia dibawa turun oleh Ar-Rūḥ Al-‘Amīn (Jibril),
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
عَلَىٰ قَلۡبِكَ لِتَكُونَ مِنَ ٱلۡمُنذِرِينَ
ke dalam hatimu (Muhammad) agar kamu menjadi salah seorang di antara orang-orang yang memberi peringatan,
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
بِلِسَانٍ عَرَبِيّٖ مُّبِينٖ
dengan bahasa Arab yang jelas.
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
وَإِنَّهُۥ لَفِي زُبُرِ ٱلۡأَوَّلِينَ
Dan sesungguhnya Al-Qur`ān itu benar-benar (tersebut) dalam kitab-kitab orang yang dahulu.
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
أَوَلَمۡ يَكُن لَّهُمۡ ءَايَةً أَن يَعۡلَمَهُۥ عُلَمَٰٓؤُاْ بَنِيٓ إِسۡرَٰٓءِيلَ
Dan apakah tidak cukup menjadi bukti bagi mereka bahwa para ulama Bani Isrā`īl mengetahuinya?
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
وَلَوۡ نَزَّلۡنَٰهُ عَلَىٰ بَعۡضِ ٱلۡأَعۡجَمِينَ
Dan kalau Al-Qur`ān itu Kami turunkan kepada salah seorang dari golongan bukan Arab,
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
فَقَرَأَهُۥ عَلَيۡهِم مَّا كَانُواْ بِهِۦ مُؤۡمِنِينَ
lalu ia membacakannya kepada mereka (orang-orang kafir); niscaya mereka tidak akan beriman kepadanya.
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
كَذَٰلِكَ سَلَكۡنَٰهُ فِي قُلُوبِ ٱلۡمُجۡرِمِينَ
Demikianlah, Kami masukkan Al-Qur`ān ke dalam hati orang-orang yang durhaka.
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
لَا يُؤۡمِنُونَ بِهِۦ حَتَّىٰ يَرَوُاْ ٱلۡعَذَابَ ٱلۡأَلِيمَ
Mereka tidak beriman kepadanya hingga mereka melihat azab yang pedih,
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
فَيَأۡتِيَهُم بَغۡتَةٗ وَهُمۡ لَا يَشۡعُرُونَ
maka datanglah azab kepada mereka dengan mendadak, sedang mereka tidak menyadarinya,
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
فَيَقُولُواْ هَلۡ نَحۡنُ مُنظَرُونَ
lalu mereka berkata, "Apakah kami dapat diberi tangguh?"
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
أَفَبِعَذَابِنَا يَسۡتَعۡجِلُونَ
Maka apakah mereka meminta supaya disegerakan azab Kami?
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
أَفَرَءَيۡتَ إِن مَّتَّعۡنَٰهُمۡ سِنِينَ
Maka bagaimana pendapatmu jika Kami berikan kepada mereka kenikmatan hidup bertahun-tahun,
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
ثُمَّ جَآءَهُم مَّا كَانُواْ يُوعَدُونَ
Kemudian, datang kepada mereka azab yang telah diancamkan kepada mereka,
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
مَآ أَغۡنَىٰ عَنۡهُم مَّا كَانُواْ يُمَتَّعُونَ
niscaya tidak berguna bagi mereka apa yang mereka selalu menikmatinya.
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
وَمَآ أَهۡلَكۡنَا مِن قَرۡيَةٍ إِلَّا لَهَا مُنذِرُونَ
Dan Kami tidak membinasakan sesuatu negeri pun, melainkan sesudah ada baginya orang-orang yang memberi peringatan;
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
ذِكۡرَىٰ وَمَا كُنَّا ظَٰلِمِينَ
untuk menjadi peringatan. Dan Kami sekali-kali tidak berlaku zalim.
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
وَمَا تَنَزَّلَتۡ بِهِ ٱلشَّيَٰطِينُ
Dan Al-Qur`ān itu bukanlah dibawa turun oleh setan-setan.
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
وَمَا يَنۢبَغِي لَهُمۡ وَمَا يَسۡتَطِيعُونَ
Dan tidaklah patut mereka membawa turun Al-Qur`ān itu dan mereka pun tidak akan kuasa.
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
إِنَّهُمۡ عَنِ ٱلسَّمۡعِ لَمَعۡزُولُونَ
Sesungguhnya, mereka benar-benar dijauhkan daripada mendengar Al-Qur`ān itu.
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
فَلَا تَدۡعُ مَعَ ٱللَّهِ إِلَٰهًا ءَاخَرَ فَتَكُونَ مِنَ ٱلۡمُعَذَّبِينَ
Maka janganlah kamu menyeru (menyembah) tuhan yang lain di samping Allah yang menyebabkan kamu termasuk orang-orang yang diazab.
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
وَأَنذِرۡ عَشِيرَتَكَ ٱلۡأَقۡرَبِينَ
Dan berilah peringatan kepada kerabat-kerabatmu yang terdekat,
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
وَٱخۡفِضۡ جَنَاحَكَ لِمَنِ ٱتَّبَعَكَ مِنَ ٱلۡمُؤۡمِنِينَ
dan rendahkanlah dirimu terhadap orang-orang yang mengikutimu, yaitu orang-orang yang beriman.
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
فَإِنۡ عَصَوۡكَ فَقُلۡ إِنِّي بَرِيٓءٞ مِّمَّا تَعۡمَلُونَ
Jika mereka mendurhakaimu maka katakanlah, "Sesungguhnya aku tidak bertanggung jawab terhadap apa yang kamu kerjakan"
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
وَتَوَكَّلۡ عَلَى ٱلۡعَزِيزِ ٱلرَّحِيمِ
Dan bertawakallah kepada (Allah) Yang Maha Perkasa lagi Maha Penyayang,
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
ٱلَّذِي يَرَىٰكَ حِينَ تَقُومُ
Yang melihat kamu ketika kamu berdiri (untuk sembahyang),
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
وَتَقَلُّبَكَ فِي ٱلسَّٰجِدِينَ
dan (melihat pula) perubahan gerak badanmu di antara orang-orang yang sujud.
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
إِنَّهُۥ هُوَ ٱلسَّمِيعُ ٱلۡعَلِيمُ
Sesungguhnya Dia adalah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
هَلۡ أُنَبِّئُكُمۡ عَلَىٰ مَن تَنَزَّلُ ٱلشَّيَٰطِينُ
Apakah akan Aku beritakan kepadamu, kepada siapa setan-setan itu turun?
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
تَنَزَّلُ عَلَىٰ كُلِّ أَفَّاكٍ أَثِيمٖ
Mereka turun kepada tiap-tiap pendusta lagi yang banyak dosa,
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
يُلۡقُونَ ٱلسَّمۡعَ وَأَكۡثَرُهُمۡ كَٰذِبُونَ
mereka menghadapkan pendengaran (kepada setan) itu dan kebanyakan mereka adalah orang-orang pendusta.
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
وَٱلشُّعَرَآءُ يَتَّبِعُهُمُ ٱلۡغَاوُۥنَ
Dan penyair-penyair itu diikuti oleh orang-orang yang sesat.
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
أَلَمۡ تَرَ أَنَّهُمۡ فِي كُلِّ وَادٖ يَهِيمُونَ
Tidakkah kamu melihat bahwasanya mereka mengembara di tiap-tiap lembah [1090],
[1090]. Maksud ayat ini ialah bahwa sebagian penyair-penyair itu suka mempermainkan kata-kata, dan tidak mempunyai tujuan yang baik, yang tertentu, dan tidak mempunyai pendirian.
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
وَأَنَّهُمۡ يَقُولُونَ مَا لَا يَفۡعَلُونَ
dan bahwasanya mereka suka mengatakan apa yang mereka sendiri tidak mengerjakan(nya)?,
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
إِلَّا ٱلَّذِينَ ءَامَنُواْ وَعَمِلُواْ ٱلصَّٰلِحَٰتِ وَذَكَرُواْ ٱللَّهَ كَثِيرٗا وَٱنتَصَرُواْ مِنۢ بَعۡدِ مَا ظُلِمُواْۗ وَسَيَعۡلَمُ ٱلَّذِينَ ظَلَمُوٓاْ أَيَّ مُنقَلَبٖ يَنقَلِبُونَ
kecuali orang-orang (penyair-penyair) yang beriman dan beramal saleh dan banyak menyebut Allah dan mendapat kemenangan sesudah menderita kezaliman. Dan orang-orang yang zalim itu kelak akan mengetahui ke tempat mana mereka akan kembali.
Tafsiraaɗe Aarabu ɗen:
 
Firo maanaaji Simoore.: Simoore yimooɓe
Loowdi cimooje ɗe Tonngoode hello ngon
 
Firo maanaaji Alqur'aana Teddunde nden - Eggo maanaaji Kur'aana e haala Indonisiya - Almujma' - Loowdi firooji ɗi

Iwde e galle jaagorde geɗe Lislaam, Enndonisi'a. Nde feewtinaa les njiimaandi ñiiɓirde Rowad ngam Eggude. Eggo lasli ngoo na waawi janngeede ngam addude heen miijo e ɓetde ɗum e jokkude moƴƴin'de.

Uddu