Check out the new design

Meningsmæssige oversættelser af Den Hellige Koran - Indonesisk oversættelse - Al-Majma * - Oversigt over oversættelser

XML CSV Excel API
Please review the Terms and Policies

Meningsmæssige oversættelser Kapitel (sura): AL-MA‘ĀRIDJ   Vers (aya):

Al-Ma'ārij

سَأَلَ سَآئِلُۢ بِعَذَابٖ وَاقِعٖ
Seseorang peminta telah meminta kedatangan azab yang bakal terjadi,
Arabiske fortolkninger (tafasir):
لِّلۡكَٰفِرِينَ لَيۡسَ لَهُۥ دَافِعٞ
untuk orang-orang kafir, yang tidak seorang pun dapat menolaknya,
Arabiske fortolkninger (tafasir):
مِّنَ ٱللَّهِ ذِي ٱلۡمَعَارِجِ
(yang datang) dari Allah, Yang mempunyai tempat-tempat naik.
Arabiske fortolkninger (tafasir):
تَعۡرُجُ ٱلۡمَلَٰٓئِكَةُ وَٱلرُّوحُ إِلَيۡهِ فِي يَوۡمٖ كَانَ مِقۡدَارُهُۥ خَمۡسِينَ أَلۡفَ سَنَةٖ
Malaikat-malaikat dan Jibril naik (menghadap) kepada Tuhan dalam sehari yang kadarnya lima puluh ribu tahun[1511].
[1511]. Maksudnya malaikat-malaikat dan Jibril jika menghadap Tuhan memakan waktu satu hari. Apabila dilakukan oleh manusia, memakan waktu lima puluh ribu tahun.
Arabiske fortolkninger (tafasir):
فَٱصۡبِرۡ صَبۡرٗا جَمِيلًا
Maka bersabarlah kamu dengan sabar yang baik.
Arabiske fortolkninger (tafasir):
إِنَّهُمۡ يَرَوۡنَهُۥ بَعِيدٗا
Sesungguhnya mereka memandang siksaaan itu jauh (mustahil).
Arabiske fortolkninger (tafasir):
وَنَرَىٰهُ قَرِيبٗا
Sedangkan Kami memandangnya dekat (pasti terjadi).
Arabiske fortolkninger (tafasir):
يَوۡمَ تَكُونُ ٱلسَّمَآءُ كَٱلۡمُهۡلِ
Pada hari ketika langit menjadi seperti luluhan perak.
Arabiske fortolkninger (tafasir):
وَتَكُونُ ٱلۡجِبَالُ كَٱلۡعِهۡنِ
Dan gunung-gunung menjadi seperti bulu (yang berterbangan).
Arabiske fortolkninger (tafasir):
وَلَا يَسۡـَٔلُ حَمِيمٌ حَمِيمٗا
Dan tidak ada seorang teman akrab pun menanyakan temannya.
Arabiske fortolkninger (tafasir):
يُبَصَّرُونَهُمۡۚ يَوَدُّ ٱلۡمُجۡرِمُ لَوۡ يَفۡتَدِي مِنۡ عَذَابِ يَوۡمِئِذِۭ بِبَنِيهِ
Sedang mereka saling melihat. Orang kafir ingin kalau sekiranya dia dapat menebus (dirinya) dari azab hari itu dengan anak-anaknya,
Arabiske fortolkninger (tafasir):
وَصَٰحِبَتِهِۦ وَأَخِيهِ
dan istrinya, dan saudaranya,
Arabiske fortolkninger (tafasir):
وَفَصِيلَتِهِ ٱلَّتِي تُـٔۡوِيهِ
dan kaum familinya yang melindunginya (di dunia).
Arabiske fortolkninger (tafasir):
وَمَن فِي ٱلۡأَرۡضِ جَمِيعٗا ثُمَّ يُنجِيهِ
Dan orang-orang di atas bumi seluruhnya, kemudian (mengharapkan) tebusan itu dapat menyelamatkannya.
Arabiske fortolkninger (tafasir):
كَلَّآۖ إِنَّهَا لَظَىٰ
Sekali-kali tidak dapat. Sesungguhnya neraka itu adalah api yang bergejolak,
Arabiske fortolkninger (tafasir):
نَزَّاعَةٗ لِّلشَّوَىٰ
yang mengelupaskan kulit kepala,
Arabiske fortolkninger (tafasir):
تَدۡعُواْ مَنۡ أَدۡبَرَ وَتَوَلَّىٰ
yang memanggil orang yang membelakang dan yang berpaling (dari agama).
Arabiske fortolkninger (tafasir):
وَجَمَعَ فَأَوۡعَىٰٓ
serta mengumpulkan (harta benda) lalu menyimpannya[1512].
[1512]. Maksudnya orang yang menyimpan hartanya dan tidak mau mengeluarkan zakat dan tidak pula menafkahkannya ke jalan yang benar.
Arabiske fortolkninger (tafasir):
۞ إِنَّ ٱلۡإِنسَٰنَ خُلِقَ هَلُوعًا
Sesungguhnya manusia diciptakan bersifat keluh kesah lagi kikir.
Arabiske fortolkninger (tafasir):
إِذَا مَسَّهُ ٱلشَّرُّ جَزُوعٗا
Apabila ia ditimpa kesusahan ia berkeluh kesah,
Arabiske fortolkninger (tafasir):
وَإِذَا مَسَّهُ ٱلۡخَيۡرُ مَنُوعًا
dan apabila ia mendapat kebaikan, ia amat kikir,
Arabiske fortolkninger (tafasir):
إِلَّا ٱلۡمُصَلِّينَ
kecuali orang-orang yang mengerjakan salat,
Arabiske fortolkninger (tafasir):
ٱلَّذِينَ هُمۡ عَلَىٰ صَلَاتِهِمۡ دَآئِمُونَ
yang mereka itu tetap mengerjakan salatnya,
Arabiske fortolkninger (tafasir):
وَٱلَّذِينَ فِيٓ أَمۡوَٰلِهِمۡ حَقّٞ مَّعۡلُومٞ
dan orang-orang yang dalam hartanya tersedia bagian tertentu,
Arabiske fortolkninger (tafasir):
لِّلسَّآئِلِ وَٱلۡمَحۡرُومِ
bagi orang (miskin) yang meminta dan orang yang tidak mempunyai apa-apa (yang tidak mau meminta),
Arabiske fortolkninger (tafasir):
وَٱلَّذِينَ يُصَدِّقُونَ بِيَوۡمِ ٱلدِّينِ
dan orang-orang yang mempercayai hari pembalasan,
Arabiske fortolkninger (tafasir):
وَٱلَّذِينَ هُم مِّنۡ عَذَابِ رَبِّهِم مُّشۡفِقُونَ
dan orang-orang yang takut terhadap azab Tuhan-nya.
Arabiske fortolkninger (tafasir):
إِنَّ عَذَابَ رَبِّهِمۡ غَيۡرُ مَأۡمُونٖ
Karena sesungguhnya azab Tuhan mereka tidak dapat orang merasa aman (dari kedatangannya).
Arabiske fortolkninger (tafasir):
وَٱلَّذِينَ هُمۡ لِفُرُوجِهِمۡ حَٰفِظُونَ
Dan orang-orang yang memelihara kemaluannya,
Arabiske fortolkninger (tafasir):
إِلَّا عَلَىٰٓ أَزۡوَٰجِهِمۡ أَوۡ مَا مَلَكَتۡ أَيۡمَٰنُهُمۡ فَإِنَّهُمۡ غَيۡرُ مَلُومِينَ
kecuali terhadap istri-istri mereka atau budak-budak yang mereka miliki[1513], maka sesungguhnya mereka dalam hal ini tiada tercela.
[1513]. Lihat catatan kaki nomor 995.
Arabiske fortolkninger (tafasir):
فَمَنِ ٱبۡتَغَىٰ وَرَآءَ ذَٰلِكَ فَأُوْلَٰٓئِكَ هُمُ ٱلۡعَادُونَ
Barang siapa mencari yang di balik itu[1514], maka mereka itulah orang-orang yang melampaui batas.
[1514]. Lihat catatan kaki nomor 996.
Arabiske fortolkninger (tafasir):
وَٱلَّذِينَ هُمۡ لِأَمَٰنَٰتِهِمۡ وَعَهۡدِهِمۡ رَٰعُونَ
Dan orang-orang yang memelihara amanat-amanat (yang dipikulnya) dan janjinya.
Arabiske fortolkninger (tafasir):
وَٱلَّذِينَ هُم بِشَهَٰدَٰتِهِمۡ قَآئِمُونَ
Dan orang-orang yang memberikan kesaksiannya.
Arabiske fortolkninger (tafasir):
وَٱلَّذِينَ هُمۡ عَلَىٰ صَلَاتِهِمۡ يُحَافِظُونَ
Dan orang-orang yang memelihara salatnya.
Arabiske fortolkninger (tafasir):
أُوْلَٰٓئِكَ فِي جَنَّٰتٖ مُّكۡرَمُونَ
Mereka itu (kekal) di surga lagi dimuliakan.
Arabiske fortolkninger (tafasir):
فَمَالِ ٱلَّذِينَ كَفَرُواْ قِبَلَكَ مُهۡطِعِينَ
Mengapakah orang-orang kafir itu bersegera datang ke arahmu,
Arabiske fortolkninger (tafasir):
عَنِ ٱلۡيَمِينِ وَعَنِ ٱلشِّمَالِ عِزِينَ
dari kanan dan dari kiri dengan berkelompok-kelompok?[1515]
[1515]. Menurut keterangan sebagian ahli tafsir, ayat ini berhubungan dengan peristiwa ketika Rasulullah Ṣallallāhu ʻAlaihi wa Sallam salat dan membaca Al-Qur`ān di dekat Kakbah, lalu orang-orang musyrik berkumpul berkelompok-kelompok di hadapannya sambil mengejek dan mengatakan, "Jika orang-orang mukmin benar-benar akan masuk surga sebagaimana kata Muhammad Ṣallallāhu ʻAlaihi wa Sallam, kitalah yang akan masuk lebih dahulu". Maka turunlah ayat 38.
Arabiske fortolkninger (tafasir):
أَيَطۡمَعُ كُلُّ ٱمۡرِيٕٖ مِّنۡهُمۡ أَن يُدۡخَلَ جَنَّةَ نَعِيمٖ
Adakah setiap orang dari orang-orang kafir itu ingin masuk ke dalam surga yang penuh kenikmatan?
Arabiske fortolkninger (tafasir):
كَلَّآۖ إِنَّا خَلَقۡنَٰهُم مِّمَّا يَعۡلَمُونَ
Sekali-kali tidak! Sesungguhnya Kami ciptakan mereka dari apa yang mereka ketahui (air mani).[1516]
[1516]. Yang dimaksud dengan ayat ini ialah, bahwa mereka orang-orang kafir diciptakan Allah Subḥānahu wa Ta‘ālā dari air mani untuk beriman dan bertakwa kepada-Nya, sebagaimana yang disampaikan oleh Rasulullah Ṣallallāhu ʻAlaihi wa Sallam. Jadi, kalau mereka tidak beriman tidak berhak masuk surga.
Arabiske fortolkninger (tafasir):
فَلَآ أُقۡسِمُ بِرَبِّ ٱلۡمَشَٰرِقِ وَٱلۡمَغَٰرِبِ إِنَّا لَقَٰدِرُونَ
Maka aku bersumpah dengan Tuhan Yang mengatur tempat terbit dan terbenamnya matahari, bulan, dan bintang; sesungguhnya Kami benar-benar Maha Kuasa.
Arabiske fortolkninger (tafasir):
عَلَىٰٓ أَن نُّبَدِّلَ خَيۡرٗا مِّنۡهُمۡ وَمَا نَحۡنُ بِمَسۡبُوقِينَ
Untuk mengganti (mereka) dengan kaum yang lebih baik dari mereka, dan Kami sekali-kali tidak dapat dikalahkan.
Arabiske fortolkninger (tafasir):
فَذَرۡهُمۡ يَخُوضُواْ وَيَلۡعَبُواْ حَتَّىٰ يُلَٰقُواْ يَوۡمَهُمُ ٱلَّذِي يُوعَدُونَ
Maka biarkanlah mereka tenggelam (dalam kebatilan) dan bermain-main sampai mereka menjumpai hari yang diancamkan kepada mereka,
Arabiske fortolkninger (tafasir):
يَوۡمَ يَخۡرُجُونَ مِنَ ٱلۡأَجۡدَاثِ سِرَاعٗا كَأَنَّهُمۡ إِلَىٰ نُصُبٖ يُوفِضُونَ
(yaitu) pada hari mereka keluar dari kubur dengan cepat seakan-akan mereka pergi dengan segera kepada berhala-berhala (sewaktu di dunia),
Arabiske fortolkninger (tafasir):
خَٰشِعَةً أَبۡصَٰرُهُمۡ تَرۡهَقُهُمۡ ذِلَّةٞۚ ذَٰلِكَ ٱلۡيَوۡمُ ٱلَّذِي كَانُواْ يُوعَدُونَ
dalam keadaan mereka menekurkan pandangannya (serta) diliputi kehinaan. Itulah hari yang dahulunya diancamkan kepada mereka.
Arabiske fortolkninger (tafasir):
 
Meningsmæssige oversættelser Kapitel (sura): AL-MA‘ĀRIDJ
Sura oversigt Sidetal
 
Meningsmæssige oversættelser af Den Hellige Koran - Indonesisk oversættelse - Al-Majma - Oversigt over oversættelser

Udgivet af Det Indonesiske Ministerium for Religiøse Anliggender. Den blev udviklet under tilsyn af Rowwad oversættelsescenteret, og den originale oversættelse er tilgængelig for at give mulighed for feedback, evaluering og løbende udvikling.

Luk